> >

Pemprov DKI Jakarta Sediakan 2.000 Lowongan Kerja, Besok Terakhir

Loker | 26 Februari 2025, 20:54 WIB
Ilustrasi lowongan kerja, pelamar kerja (Sumber: rawpixel.com on Freepik)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka peluang bagi pencari kerja melalui bursa kerja (job fair) pertama tahun 2025 yang diselenggarakan di Tamini Square, Jakarta Timur. 

Dalam acara ini, tersedia sebanyak 2.000 lowongan pekerjaan yang dapat diakses oleh masyarakat.

"Ini 'job fair' gelombang satu, karena ada gelombang berikutnya. Yang kita sediakan hari ini 2.000 lowongan," ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Disnakertransgi) Provinsi DKI Jakarta, Hari Nugroho, saat menghadiri acara tersebut pada Rabu (27/2).

Menurut Hari, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab dalam mengentaskan kemiskinan serta mengurangi angka pengangguran.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah dengan memfasilitasi pertemuan antara pencari kerja dan perusahaan melalui bursa kerja.

"Kegiatan ini memberikan ruang bagi pencari kerja untuk bertemu dengan penyedia lapangan kerja, sekaligus memperdalam kompetensi mereka agar dapat memperoleh pekerjaan yang lebih jelas dan terukur," jelasnya.

Baca Juga: Respons soal Korupsi Minyak Pertamina, Presiden Prabowo: Kita Bersihkan!

Bursa kerja ini berlangsung selama dua hari, mulai Rabu hingga Kamis (27-28/2), dengan melibatkan 40 perusahaan yang berasal dari berbagai sektor industri.

Beberapa perusahaan yang berpartisipasi termasuk Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) serta Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta.

Perusahaan-perusahaan yang turut serta dalam kegiatan ini bergerak di berbagai bidang seperti asuransi, otomotif, ritel, jasa, dan sektor lainnya. Job fair ini dibuka untuk umum mulai pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB.

Hari juga menegaskan bahwa peluang kerja dalam bursa ini tidak terbatas pada KTP Jakarta, melainkan terbuka bagi siapa saja yang memenuhi kualifikasi. 

"Kalau kita bicara statistik, struktur ketenagakerjaan, pengangguran di Jakarta itu hampir 338 ribu orang. Ini hampir 115 ribu orang itu kebanyakan SMA," katanya dikutip dari Antara.

Lebih lanjut, Pemprov DKI Jakarta menargetkan 4.000 pengunjung hadir dalam acara ini.

"Kalau target kita dari 4 ribu yang hadir berarti bisa terserap 50 persen Alhamdulillah. Kan nanti ada gelombang berikutnya. Syukur-syukur bisa diterima semuanya dari dua ribu lowongan pekerjaan yang ada," tambahnya.

Penyelenggaraan bursa kerja ini mengacu pada berbagai regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 39 Tahun 2016 tentang Penempatan Tenaga Kerja.

Selain itu, pelaksanaan kegiatan ini juga merujuk pada Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 57 Tahun 2022 serta dokumen pengesahan APBD melalui Dokumen Pelaksanaan Anggaran Disnakertransgi Tahun 2023 Nomor 095/DPA/2024 tertanggal 28 Desember 2023.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, tingkat pengangguran di Jakarta tercatat sebesar 6,21 persen, menempatkannya pada posisi keenam tertinggi secara nasional.

Jakarta masih berada di bawah Jawa Barat (6,75 persen), Banten (6,68 persen), Papua Barat Daya (6,48 persen), Papua (6,48 persen), dan Kepulauan Riau (6,39 persen).

Dengan adanya bursa kerja ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang dapat memperoleh pekerjaan sesuai dengan keterampilan dan keahliannya, sehingga angka pengangguran di Jakarta dapat terus ditekan.

Baca Juga: Komeng Bersama Seniman Komedian Serahkan 150 Paket Sembako

 

Penulis : Kiki Luqman Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV


TERBARU