> >

Penembakan di Pesta Dansa di Texas, Sembilan Remaja Terluka

Kompas dunia | 25 April 2023, 07:56 WIB
Garis polisi menutupi lokasi tempat kejadian penembakan di Jasper, Texas, Minggu (23/4). Sembilan orang terluka karena penembakan yang terjadi di sebuah pesta dansa yang dihadiri 250 remaja. (Sumber: KJAS, Jasper, Texas via AP)

AUSTIN, KOMPAS.TV – Penembakan massal terus terjadi di Amerika Serikat. Kali ini terjadi di sebuah pesta prom atau pesta dansa yang diadakan di sebuah rumah di Texas, Amerika Serikat. Pesta ini dihadiri 250 orang dan sembilan orang terluka terkena tembakan.

Ironisnya, setelah terjadi penembakan ini, kembali terjadi penembakan kedua di kota Jasper yang terletak tidak jauh dari lokasi penembakan pertama. 

Penembakan Minggu dini hari (23/4/2023) setelah pesta di sebuah rumah di Texas melukai sembilan remaja, dan penembakan kedua di kota terdekat sedang diselidiki untuk kemungkinan hubungannya, kata para pejabat.

Baca Juga: 10 Tewas dalam Penembakan Massal Keluarga di Afrika Selatan, Termasuk Bocah 13 tahun

Delapan orang yang terluka pada penembakan pertama segera dibawa ke Jasper Memorial Hospital dan setidaknya satu dari mereka dipindahkan ke rumah sakit di dekat Beaumont. Juru bicara Kantor Sheriff Jasper County, Karli Cherry mengatakan, satu orang lainnya tidak membutuhkan perawatan di rumah sakit. 

 

Sedangkan penembakan kedua tidak menimbulkan korban. Namun kepolisian masih menyelidiki apakah kedua penembakan saling berhubungan.

Baca Juga: Rentetan Tiga Penembakan Mematikan di AS dalam Seminggu Terakhir, Terjadi karena Masalah Sepele

Menurut keterangan dari kantor Sheriff, orang-orang yang diduga terlibat penembakan sedang diinterogasi dan penyelidikan hingga kini masih berlangsung.

Deputi Sheriff di Jasper County, di Texas Timur, tiba pada dini hari Minggu di sebuah rumah tempat sekitar 250 orang berpesta, kata pihak berwenang. Mereka menemukan sembilan korban dengan luka tembak yang tampaknya tidak mengancam jiwa, menurut pernyataan Kantor Sheriff Jasper County.

Penulis : Tussie Ayu Editor : Desy-Afrianti

Sumber : The Associated Press


TERBARU