> >

Arab Saudi Dukung Ambisi Riviera Trump di Gaza, tapi Tolak Pemindahan Warga Palestina

Kompas dunia | 13 Februari 2025, 14:35 WIB
Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih, Kamis (30/1/2025). (Sumber: AP Photo/Jacquelyn Martin)

LONDON, KOMPAS.TV - Arab Saudi secara mengejutkan mendukung ambisi Presiden Amerika Serikat (AS) menjadikan Gaza bak riviera di Timur Tengah.

Namun, Arab Saudi menolak pemindahan warga Palestina untuk membangun riviera tersebut.

Hal itu diungkapkan Duta Besar Arab Saudi untuk Inggris, Pangeran Khalid bin Bandar, Rabu (12/2/2025).

Baca Juga: Hamas-Israel Saling Ancam terkait Pembebasan Sandera, Gencatan Senjata Gaza di Ujung Tanduk

Pangeran Khalid merespons proposal Trump yang ingin AS menguasai Gaza, dan membangunnya menjadi “Riviera untuk Timur Tengah”.

“Posisi pemerintahan saya adalah kami menyambut baik riviera di Gaza,” kata Pangeran Khalid dikutip dari Al-Arabiya.

“Namun, kami tak akan melakukannya dengan memindahkan warga Palestina, jelas tidak memindahkan mereka ke Saudi, mereka juga tak ingin pindah. Anda tahu, ini tanah mereka, ini wilayah mereka,” ujarnya.

Proposal Trump yang membuat AS mengontrol Gaza, dan memindahkan warga Palestina memicu kemarahan di seluruh dunia Arab, dan banyak negara Eropa.

Trump sendiri menggambarkan Gaza sebagai lokasi penghancuran, dan menyarankan warga Palestina direlokasi ke negara lain demi kondisi kehidupan yang lebih baik.

Sedangkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang merasa didukung Trump, menyerukan kepada Arab Saudi untuk membuat negara Palestina di dalamnya.

Penulis : Haryo Jati Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Al-Arabiya


TERBARU