> >

Peternak dan Mahasiswa Demo Minta Kendalikan Harga Telur yang Anjlok

Peristiwa | 11 Oktober 2021, 18:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Peternak unggas yang tergabung dalam Paguyuban Peternak Nusantara hari ini, Senin (11/10/2021) berunjuk rasa di Monas, Jakarta Pusat.

Mereka menuntut pemerintah membela peternak yang kini merugi karena harga telur yang anjlok.

Dalam unjuk rasa, peternak meminta pemerintah turun tangan mengendalikan harga telur yang anjlok di pasar.

Masalah lain yang membuat peternak merugi adalah tingginya harga pakan ternak.

Peternak menuntut pemerintah membuat regulasi yang melindungi peternak mandiri.

Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa atau BEM dari 4 Universitas berunjuk rasa di Monas memprotes harga telur dan daging yang terus turun.

Mahasiswa meminta pemerintah mengendalikan harga telur dan daging sebagai bentuk perlindungan kepada peternak.

Baca Juga: Unjuk Rasa Warga Berlangsung Ricuh, Warga Tolak Pembangunan Taman Kota

20 perwakilan peternak bertemu dengan Kementerian Perdagangan dalam pertemuan disepakati Kementerian Perdagangan akan berupaya menjaga harga jagung atau pakan ternak serta menjaga stabilitas harga telur.

“Tapi kita untuk setidaknya berupaya menegakkan harga acuan yang telah ditetapkan di Permendag 07 terutama dari harga layer harga telur dan live bird. Juga untuk memastikan adanya pasokan harga jagung dengan Rp 4.500-,” terang Kementrian Perdagangan.

Setelah berunjuk rasa di Monas, peternak unggas dan mahasiswa melanjutkan unjuk rasa di depan gedung DPR sore ini.

Mereka meminta DPR menerima aspirasi mereka meminta pemerintah mengendalikan harga telur yang anjlok di pasar serta menurunkan harga pakan ternak yang kini terlalu tinggi sehingga membuat peternak merugi.

Baca Juga: Pemerintah Belum Bisa Memastikan Waktu Pemberangkatan Jamaah Umrah

Penulis : Reny-Mardika

Sumber : Kompas TV


TERBARU