> >

Waspada Cuaca Ekstrem Rabu 20 Juli, Ini Wilayah yang Terdampak

Update | 20 Juli 2022, 05:40 WIB
Ilustrasi cuaca ekstrem. (Sumber: The Straits Times)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Peringatan dini cuaca ekstrem telah diumumkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). BMKG menyebut sebanyak 18 wilayah Indonesia berpotensi dilanda cuaca ekstrem hari ini, Rabu (20/7/2022).

Potensi cuaca ekstrem disebabkan oleh sirkulasi siklonik di Samudra Hindia sebelah timur laut Papua dan di perairan sebelah barat Sumatera.

Baca Juga: Cuaca Buruk Sebabkan 2 Kecelakaan Kapal di Perairan Maluku

Sirkulasi tersebut kemudian membentuk daerah pertemuan dan perlambatan angin (konvergensi) di perairan sebelah barat Lampung, dan di Pesisir barat Sumatera Barat.

"Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan dan peningkatan tinggi gelombang di sekitar sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut," tulis peringatan dini BMKG yang dikutip Kompas TV, Rabu.

Selain itu daerah konvergensi lain terpantau memanjang di Sumatera Utara, di pesisir barat Lampung, di Pesisir selatan Jawa Barat, dari Kalimantan Timur hingga Kalimantan Barat bagian selatan.

Baca Juga: BMKG: Cuaca Dingin Landa Indonesia Sepekan Terakhir, Jawa Timur Sentuh 17,5 Derajat Celcius

Kemudian di Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, di Sulawesi bagian tengah, dari Sulawesi Tenggara hingga Selat Makassar, di Gorontalo, di perairan sebelah utara Maluku Utara dan di Papua bagian utara.

Berikut ini 18 wilayah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem pada Rabu (20/7/2022):

Daftar wilayah yang berpotensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang:

  • Kep. Riau
  • Bengkulu
  • Jambi
  • Sumatera Selatan
  • Kep. Bangka Belitung
  • Lampung
  • Jawa Barat
  • Jawa Timur
  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Utara
  • Kalimantan Timur
  • Sulawesi Tengah
  • Sulawesi Barat
  • Sulawesi Tenggara
  • Maluku
  • Papua Barat
  • Papua

Penulis : Danang Suryo Editor : Iman-Firdaus

Sumber : BMKG


TERBARU