> >

Tiket Candi Borobudur Rp 750.000, Ini Tanggapan Pengunjung

Berita daerah | 6 Juni 2022, 10:50 WIB

MAGELANG, KOMPAS.TV - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, saat konferensi pers peresmian stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) Sabtu (3/6/2022) mengatakan, akan membatasi jumlah pengunjung dan menaikkan harga tiket Candi Borobudur menjadi Rp 750.000.

Pernyataan Luhut tersebut menimbulkan beragam tanggapan dari para pengunjung. Terlebih nominal yang disampaikan cukup besar dan memberatkan.

"Belum setuju, karena pariwisata belum bangkit semua, perekonomian belum bangkit semua, faktor pandemi, pasca pandemi ekonomi belu pulih," ungkap Gibra, pengunjung.

"Agak mahal sih mas kalo kayak gitu. Wisatanya tentunya semakin berkurang kayak gitu, Rp 750.000 kayaknya kemahalan deh," tutur Helen, pengunjung.

"Kenaikan tiket itu kan untuk wisatawan domestik, sementara untuk pelajar Rp 5.000 kan. Jadi maksudnya jandi ini memang hanya untuk penelitian, untuk laboraturium pendidikan, edukasi. Tapi satu sisi kasihan UMKM setempat ya, karena banayk juga yang mengandalkan mata pencaharian dari sekitar candi ini," ujar Wiwit, pengunjung.

Sampai saat ini pihak pengelola wisata Candi Borobudur masih belum memberikan keterangan secara resmi terkait wacana pembatasan jumlah pengunjung dan naiknya harga tiket masuk sebesar Rp 750.000.

#candiborobudur #luhutbinsarpandjaitan #menkomarves

 

Penulis : KompasTV-Jateng

Sumber : Kompas TV


TERBARU