> >

Sampah Diubah Jadi BBM Wujudkan Mandiri Energi

Berita daerah | 1 Juli 2022, 11:21 WIB

KUDUS, KOMPAS.TV - Berawal dari keprihatinan terhadap penanganan sampah yang tak kunjung usai, Pemerintah Desa Sidorekso, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, berupaya untuk mengolah sampah plastik agar lebih efektif dan memiliki nilai ekonomi tinggi.  

Setelah melakukan study banding ke sejumlah daerah, akhirnya mereka menemukan alat yang diberi nama pirolisis, yang mampu mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak atau BBM yang sedang dikembangkan oleh kelompok Bank Sampah di Kabupaten Banjarnegara.

Cara kerja alat ini cukup sederhana dan mudah. Sampah plastik yang sudah kering dimasukkan ke dalam tungku besar, kemudian dipanaskan dengan kayu bakar hingga mencapai suhu lebih dari 150 derajat celsius. Setelah terjadi proses penyulingan, akan keluar cairan yang mengandung BBM.

"Sebenarnya kami juga menyelesaikan bagaimana terkait keberadaan sampah yang ada di desa. Kedepannya tetap kemungkinan ada nilai profilt tersendiri," ujar Muhammad Arifin, Kades Sidorekso.

Sementara itu menurut pengelola sampah Desa Sidorekso, pirolisis ini mampu mengurangi tumpukan sampah jenis plastik di desanya. Dari alat ini dapat menghasilkan dua jenis BBM yang setara dengan solar, dapat diproses menjadi minyak tanah dan setara dengan bensin yang dapat diproses menjadi tiner.

Siswanto, Pengelola sampah Desa Sidorekso mengaku, dengan adanya alat pirolisis ini dapat membantu mengurangi sampah plastik, meskipun belum maksimal.

Alat pirolisis ini mampu menampung 50 kilogram sampah plastik kering dan dapat menghasilkan BBM sebanyak 50 liter dengan perbandingan 30 liter menjadi setara solar dan 20 liter menjadi setara bensin. Inovasi ini sudah mulai dimanfaatkan oleh pelaku usaha UMKM di desa setempat dengan harga jual perliternya Rp 10.000.

#mandirienergi #bbm #pirolisis

Penulis : KompasTV-Jateng

Sumber : Kompas TV


TERBARU