> >

Untung Minim, Perajin Tahu di Semarang Tetap Produksi

Berita daerah | 1 November 2022, 12:08 WIB

SEMARANG, KOMPAS.TV - Wiyatno, salah satu perajin tahu di Kelurahan Tandang, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, memilih tetap berproduksi, meskipun keuntungan yang didapat semakin sedikit. Namun, tidak seperti biasanya, kini ia mengurangi jumlah produksi. Jika sebelumnya sehari ia memproduksi 1,5 ton kedelai, kini ia hanya memproduksi satu ton saja.

Dalam sebulan terakhir sudah terjadi kenaikan harga kedelai hingga Rp 2.000  perkilogram. Kini harga kedelai impor yang menjadi bahan baku pembuatan tahu sudah sekitar Rp14.000 perkilogram. Selain harga bahan baku kedelai harga penunjang lain seperti kayu bakar juga mengalami kenaikan.

"Kedelainya mahal, naik. Dari sebulan ini kenaikannya sudah Rp 1.000 hingga Rp 2.000. Kita ikut merasakan tapi tidak sampai mogok, kita tetap berjalan walaupun keuntungannya menipis sekali," jelas Joko Wiyatno, perajin tahu.

Awal bulan ini, Joko terpaksa menaikkan harga tahu menjadi Rp 230.000 setiap tong dari sebelumnya Rp 210.000. Ia berharap masyarakat memahami kenaikan harga tahu ini. Selain itu, pemerintah diharap bisa mengendalikan harga kedelai impor agar tidak memberatkan perajin tahu maupun masyarakat yang terkena dampak kenaikan harga kedelai ini.

#perajintahu #kedelai #semarang

Penulis : KompasTV-Jateng

Sumber : Kompas TV


TERBARU