> >

Banjir Rendam Ratusan Hektar Sawah di Kudus

Berita daerah | 10 Maret 2023, 16:26 WIB

KUDUS, KOMPAS.TV – Banjir masih menggenangi area persawahan di Desa Wates, Kecamatan Undaan, Kudus, Jawa Tengah. Sudah sepekan lebih banjir menggenangi puluhan hektar area persawahan yang ditanami padi dan sudah mulai menguning.

Seharusnya padi tersebut kurang sepuluh hari lagi bisa dipanen namun, karena tergenang banjir para petani akhirnya segera memanen padi tersebut. Untuk menghindari kerugian yang lebih besar, pasalnya jika tidak segera dipanen, padi akan membusuk dan kualitasnya menurun. Untuk memanen padi yang terendam banjir, para petani terpaksa menggunakan sampan dari plastik untuk mengangkut padi dari genangan menuju ke tepian.

“Kerendam semua, untuk padi sudah siap panen,” kata Abdul Aziz, petani Desa Wates.

90 persen lahan pertanian di wilayah Kecamatan Undaan saat ini terendam banjir, dimana 30 persen area baru mulai tanam, 60 persen belum tanam, dan 10 persen siap panen. Jumlah lahan pertanian siap panen seluas 200 hektar yang tersebar di tiga desa yakni Desa Wates, Desa Ngemplak dan Desa Karangrowo.

“Tinggal 10 hari panen karena dipaksa panen, jadi yang 10 % rugi sekitar 200 hektar siap panen dan sisanya belum siap panen dan belum di tanam,” ucap Zaenuri, Camat Undaan.

Data dari BPPD Kudus, area persawahan terendam banjir di Kudus, Jawa Tengah mencapai 4.884 hektar, yang tersebar di lima kecamatan di Kudus yakni Kecamatan Undaan, Mejobo, Kaliwungu, Jekulo dan Jati.

#banjir #kudus #petani 

Penulis : KompasTV-Jateng

Sumber : Kompas TV


TERBARU