> >

Viral WNI Diduga Disekap Di Kamboja Karena Judol Sang Suami

Berita daerah | 5 Oktober 2023, 15:05 WIB

CIANJUR, KOMPAS.TV - Dalam video yang beredar luas di media sosial, seorang wanita yang mengaku bernama Vivi asal Kabupaten Cianjur ini meminta bantuan pemerintah Indonesia agar segera diselamatkan. Dengan nada lirih, Vivi yang merekam video di dalam kamar mandi mengaku jika dirinya tengah disekap di tempatnya bekerja di Kamboja.

Bahkan menurut Vivi butuh uang sebesar enam puluh enam juta rupiah untuk Ia bisa bebas dari sekapan, di sebuah mess di kota Sihanoukville, Kamboja. Melalui media sosial Vivi pun meminta tolong ke sejumlah pihak, termasuk ke laman instagram Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Cianjur.

Menurut pihak dinas, setelah melihat video ini pihaknya langsung merespon dengan mencari informasi dan data data terkait Vivi. Hasil identifikasi, perempuan berusia dua puluh tahun ini memang benar bernama Vivi Hartati, warga Kampung Kaum Tengah, Desa Kadupandak, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur.

Vivi disekap oleh seseorang di Kamboja terkait permasalahan sang suami yang ternyata bekerja sebagai admin judi online. Sang suami yang tidak diketahui keberadaanya membuat vivi disekap seseorang dan meminta uang tebusan sebesar enam puluh enam juta rupiah.

Masih terus menggali informasi, pihak dinas pun sudah berkordinasi dengan pihak terkait termasuk Kedutaan Besar Republik Indonesia atau KBRI untuk memastikan kondisi dan permasalahan yang menjerat Vivi dan suaminya di Kamboja.

 

Sahabat Kompas TV Sukabumi! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Sukabumi, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.

Sosial Media Kompas TV Sukabumi:
YouTube : https://www.youtube.com/c/KompasTVSukabumi/videos
Instagram : https://www.instagram.com/kompastvsukabumi
Facebook : https://www.facebook.com/redaksikompastvsukabumi
Twitter : @ktvsukabumi

Penulis : KompasTV-Sukabumi

Sumber : Kompas TV


TERBARU