> >

2 Pelajar Tewas Tertabrak Mobil Pikap Akibat Sopir Mengantuk

Jawa tengah dan diy | 18 April 2024, 10:36 WIB

KLATEN, KOMPAS.TV - Kecelakaan lalu lintas adu banteng antara sebuah mobil pikap pengangkut buah dengan dua sepeda motor terjadi di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Akibatnya, dua pengendara sepeda motor yang merupakan pelajar meninggal dunia.

Warga sempat merekam pasca terjadinya kecelakaan maut antara mobil pikap pengangkut buah dengan dua sepeda motor di jalan raya Klaten Sukoharjo, tepatnya di Desa Japanan, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Selasa (16/04/2024) siang.

Seorang saksi menjelaskan sebuah mobil pikap dari arah berlawanan melintas ke lajur kanan, sehingga kecelakaan maut tersebut tidak dapat dihindarkan. Akibatnya, dua sepeda motor tertabrak hingga terseret sejauh sekitar sepuluh meter.

“Kebetulan saya sama korban dari arah yang sama, dari selatan mau ke utara terus tiba- tiba ada pikap dari utara mau ke selatan. Tidak tau mau menyalip atau gimana, soalnya di depan pikap itu ada dua mobil lagi. Terus tau-tau ambil jalur kanan, terus nabrak dua motor, ada empat korban, sempat terpental. Benturannya keras kondisi motor sampai ringsek,” tutur Dwiki Agung Nugroho, saksi.


Sementara itu, anggota Satlantas Polres Klaten menjelaskan, pengemudi diduga mengantuk sehingga laju mobil pikap terlalu ke kanan hingga masuk jalur berlawanan. Karena jarak terlalu dekat, adu banteng antara pikap dan kedua motor tidak bisa dihindari.

Kerasnya benturan membuat kedua sepeda motor yang berada di kolong pikap terseret sejauh sepuluh meter. Pikap baru berhenti setelah berada di pinggir sungai.

“Pikap berjalan dari Karangdowo menuju Cawas, sedangkan dua kendaan lainnya dari arah berlawanan. Menurut keterangan dari supir, supir mengantuk dan dia tidak sadar berjalan terlalu ke kanan, sehingga masuk ke jalur arah berlawanan hingga membentur dua kendaraan yang berjalan dari arah berlawanan tersebut hingga akhirnya kendaraan dan pikap itu jatuh ke sungai yang ada di dekat TKP,” jelas Bripka Demas Nur Candra, anggota Satlantas Polres Klaten.

“Untuk korban, kami cek tadi ada empat korban, dua mengalami luka berat, baru penanganan di rumah sakit dan dua lagi mengalami luka ringan. Yang dua ringan di Rumah Sakit Islam Cawas, yang dua lainnya di RSST (RSUP dr Soeradji Tirtonegoro) Klaten mengalami luka berat dan akhirnya meninggal dunia,” tambahnya


Selanjutnya, ketiga kendaraan yakni sebuah mobil pikap, dua sepeda motor, serta pengemudi dibawa ke Kantor Unit Gakkum Satlantas Polres Klaten, guna penyelidikan lebih lanjut.

#kecelakaan #mobilpikap #pelajartewas

 

Penulis : KompasTV-Jateng

Sumber : Kompas TV


TERBARU