Jateng Hadapi 80 Ribu Kasus TBC Per Tahun
Jawa tengah dan diy | 12 Februari 2025, 16:21 WIBSEMARANG, KOMPAS.TV - Meski angka kesembuhan Tuberkulosis atau TBC mencapai 90%. Namun, masih banyak kendala dalam penanganan TBC. Salah satunya karena rendahnya keterbukaan masyarakat dalam melaporkan penyakit TBC. Kasus TBC di Jawa Tengah dari tahun 2023 ke 2024 bisa mencapai 80.000 kasus baru. Dengan demikian, di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah kurang lebih ditemukan 2.000 pasien baru TBC setiap tahunnya.
“Kasus di Jawa Tengah itu 2024, 2023-2024 itu tu setahun ya, itu bisa mencapai 80.000 kasus baru. Lumayan tinggi itu, jadi kalau dibagi rata-rata ya tinggal itu dibagi 30, lima kabupaten/kota berarti tiap tahun di tiap kabupaten/kota rata-rata ya bisa menemukan 2.000 pasien baru,” kata Supriyanto, Ketua Yayasan Mentari Sehat Indonesia.
Sementara itu, Kepala Kesbangpol Jawa Tengah, Haerudin, menyatakan, perlu kerja keras lintas sektor untuk penanganan TBC.
“Ternyata memang dari target 90% menemukan kasus TBC ini kan dibutuhkan kerja keras untuk teman-teman relawan di lapangan. Tiga hal yang menjadi konsentrasi dari teman-teman yang bergabung dalam yayasan ini itu mereka menemukan penderita dari TBC, lalu yang kemudian yang kedua melakukan pencegahan terhadap yang belum kena, karena ini menular,” ujar Haerudin.
Selama ini stigma negatif terhadap penderita TBC masih menjadi hambatan dalam upaya penanganan dan pencegahan penyakit. Banyak penderita yang malu atau tidak mau mengaku penderita TBC. Sebab penyakit TBC mempunyai stigma negatif yang merugikan terutama di dunia kerja.
#penyakittbc #penderitatbc #semarang
Penulis : KompasTV-Jateng
Sumber : Kompas TV