> >

Kronologi Pembunuhan Pemilik Toko di Rawamangun: Berawal Cekcok hingga Berakhir Jasad Dicor

Jabodetabek | 27 Februari 2025, 09:33 WIB
Ilustrasi pembunuhan. Kronologi pembunuhan pemilik toko di Pulogadung oleh pekerja proyeknya sendiri. Polisi mengungkap kejadian dari cekcok hingga jasad korban dicor di saluran air. (Sumber: iStock via Kompas.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Polisi mengungkap kronologi pembunuhan pemilik toko berinisial JS (69) yang ditemukan dalam kondisi dicor di sebuah ruko di Pulogadung, Rawamangun, Jakarta Timur. Terduga pelaku, ZA (35), merupakan pekerja proyek renovasi di toko milik korban dan orang kepercayaannya.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly menjelaskan bahwa peristiwa tragis itu bermula pada Minggu (16/2/2025). 

Saat itu, JS datang ke proyek renovasi tokonya setelah mendapat laporan bahwa para pekerja mogok kerja.

Baca Juga: Pelaku Pembunuhan Jenazah dalam Karung di Tanah Datar Perkosa Korban setelah Habisi Nyawa

"Korban datang ke proyek, setelah di proyek, karena karyawan yang bekerja di sini mogok kerja, sehingga korban agak sedikit marah," ujar Nicolas dikutip dari Kompas.com, Rabu (26/2/2025).

Di lokasi proyek, korban bertemu dengan ZA, yang bertugas menjaga area tersebut. JS kemudian mengajak ZA untuk melapor ke Polres Metro Jakarta Timur terkait dugaan pencurian peralatan proyek oleh para pekerja. 

Namun, ZA menolak dan justru meminta gajinya sebesar Rp900.000. Permintaan ini memicu kemarahan korban.

"Awalnya dia (korban) menampar terduga pelaku. Selanjutnya, dia memukul dan akhirnya terduga pelaku menangkis dan mendorong, sehingga korban jatuh," kata Nicolas.

ZA yang tersulut emosi kemudian membalas perbuatan korban hingga berujung pada kematian JS.

Setelah korban tewas, ZA mengambil uang tunai Rp10 juta, mencuri ponsel korban, serta mentransfer Rp40 juta dari rekening JS ke rekening pribadinya menggunakan kartu ATM korban.

Penulis : Rizky L Pratama Editor : Vyara-Lestari

Sumber : Kompas.com


TERBARU