> >

Calon Jemaah Haji RI Tak Ditempatkan di Mina Jadid Tahun Ini, Persiapan Haji Hampir Rampung

Agama | 17 Januari 2025, 09:49 WIB
Ratusan jemaah haji tampak menggunakan payung untuk melindungi diri dari sengatan panas sinar matahari di Mina, Arab Saudi, Selasa (18/6/2024). (Sumber: AP Photo/Rafiq Maqbool)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan, jemaah haji Indonesia tahun ini tidak akan menempati Mina Jadid untuk menghindari perdebatan terkait masalah khilafiah. Sebagaimana tahun sebelumnya, pada musim haji yang akan datang jemaah haji Indonesia rencananya akan menempati zona 3 dan 4 yang berada dalam wilayah Mina.

Kementerian Agama (Kemenag) menyebut, Mina Jadid atau Mina Baru adalah perluasan area Mina. Perluasan dilakukan seiring dengan bertambahnya jumlah jemaah haji dan untuk kepentingan menjaga keselamatan, ketertiban dan keamanan saat melakukan mabit. Namun sebagian jemaah ada yang menganggap bahwa sebenarnya wilayah Mina tidak bertambah, sejak zaman Nabi Muhammad SAW hingga kini.

Hal itu ia sampaikan setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (16/1/2025) usai kunjungan kerjanya ke Arab Saudi dalam rangka persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1446H/2025M.

"Walaupun secara mazhab modern tidak ada masalah, kami tetap meminta penempatan di Mina sebagai prioritas,” kata Nasaruddin dikutip dari laman resmi Kemenag, Jumat (17/1).

Baca Juga: Bank Ini Imbau Calon Jemaah Lunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) Sebesar Rp55,4 Juta

Ia menyampaikan, persiapan layanan haji di Arab Saudi hampir selesai. Sejumlah persiapan seperti layanan konsumsi, pemondokan, transportasi, hingga penyiapan layanan Masyair sudah memasuki tahap final. 

“Kami baru saja turun dari pesawat setelah menyelesaikan tugas negara, yaitu melakukan lobi-lobi dan penandatanganan MOU dengan pemerintah Arab Saudi. Alhamdulillah, semua target yang kami bawa ke sana tercapai. Bahkan, kunjungan ini kami persingkat demi penghematan dan karena banyak urusan lain yang harus diselesaikan di Tanah Air,” ujarnya.

“Secara umum, semua sudah selesai, tinggal menyelesaikan beberapa detail kecil. Selanjutnya kita akan berfokus pada persiapan di Tanah Air,” tambahnya.

Baca Juga: Demi Persiapan Haji Lancar, Calon Jemaah dan Petugas Diimbau Aktifkan Kepesertaan BPJS Kesehatan

Menag juga berkomitmen untuk menjalankan penyelenggaraan ibadah haji 1446H/2025M secara profesional. Ia juga memastikan tidak ada praktik-praktik yang menyimpang. 

Penulis : Dina Karina Editor : Vyara-Lestari

Sumber :


TERBARU