Jelang Ramadan 2025, Kemenag Jelaskan Jam Belajar Khusus bagi Siswa Madrasah
Agama | 26 Februari 2025, 15:04 WIBSurat edaran yang sama menyebutkan, "Tanggal 26, 27, dan 28 Maret serta tanggal 2,3,4,7, dan 8 April 2025, merupakan libur bersama Idulfitri bagi sekolah/madrasah/satuan pendidikan keagamaan".
Dengan demikian, apabila ditotal, hari belajar selama bulan Ramadan hanya sekitar 21 hari kalender atau sekitar 18 hari kerja.
Baca Juga: Link Jadwal Buka Puasa Ramadan 2025 di Seluruh Indonesia Resmi dari Kemenag
Nyayu menandaskan, hari libur itu menjadi kesepakatan bersama tiga menteri. Sehingga pihaknya melaksanakan kesepakatan itu untuk semua satuan pendidikan di lingkup Kementerian Agama.
"Jadwal itu memungkinkan anak-anak kita tetap bisa belajar dengan baik walaupun mereka berpuasa," ujarnya.
Selain jadwal tersebut, unit pendidikan dan pemerintah daerah dapat mengatur durasi jam belajar dan berbagai bentuk pengayaan materi keagamaan bagi siswa.
Secara umum, lanjut Nyayu, peserta didik yang beragama Islam dianjurkan melaksanakan kegiatan tadarus Al-Qur'an, pesantren kilat, kajian keislaman, dan kegiatan lainnya.
Adapun siswa yang beragama selain Islam, kata Nyayu, juga dianjurkan melaksanakan kegiatan bimbingan rohani dan kegiatan keagamaan menurut keyakinannya.
Baca Juga: Hemat Miliaran Rupiah, Kemenag Terapkan Aplikasi Digital Pengawas Madrasah
Untuk memastikan pelaksanaannya, Kemenag RI mengirim surat kepada semua Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi, agar memastikan aturan ini berjalan.
Dalam surat bernomor B-41/Dt.I.I/PP.00/02/2025 ini, Kanwil Kemenag seluruh Indonesia diminta membantu memaksimalkan capaian pembelajaran di madrasah sesuai target kurikulum yang telah ditetapkan, serta mengoptimalkan pembelajaran selama bulan Ramadan.
Penulis : Deni Muliya Editor : Vyara-Lestari
Sumber : Kompas TV