> >

Polisi Kantongi Nama Pelaku Bentrok Sorong, Sementara Proses Identifikasi Jenazah Akan Dilakukan

Vod | 27 Januari 2022, 11:40 WIB

SORONG, KOMPAS.TV – Pasca bentrokan antar 2 kelompok warga di Sorong, polisi telah memeriksa 20 saksi.

Hingga kini, polisi terus mengumpulkan bukti tambahan kasus bentrokan antar 2 kelompok warga hingga mengakibatkan 18 orang meninggal di tempat hiburan malam.

Kapolda Papua Barat, Irjen Tornagogo Sihombing mengatakan selain penegakan hukum, polisi saat ini masih berkonsentrasi pada proses identifikasi ke-17 korban kebakaran di tempat hiburan malam itu sambil menunggu Tim Pusdokkes Mabes Polri.

Sementara itu, pada Kamis (27/1/2022) pagi tim identifikasi dari Mabes Polri sudah tiba di Sorong.

Baca Juga: Satu Kontainer Bantuan Dikirimkan Ksop Sorong Bagi Korban Banjir Jayapura

Suasana ruang jenazah RSUD Sele Be Solu sudah disterilkan untuk pelaksanaan identifikasi.

17 korban kebakaran ini terdiri dari 7 orang laki-laki dan 10 orang perempuan, dimana ada kurang lebih 9 keluarga korban sejak kemarin hingga hari ini sudah menyerahkan data untuk keperluan identifikasi di Posko Antemortem.

Untuk membantu keluarga korban agar dapat mengurus jenazah, pihak managemen tempat hiburan malam menyediakan fasilitas tempat tinggal bagi keluarga para korban.

Sebelumnya pada Rabu (26/1/2022) kemarin, proses identifikasi jenazah sempat tertunda karena minim alat.

Baca Juga: Massa Gunakan Senjata Tajam dan Rakitan saat Bentrok Antardesa di Haruku, 5 Warga Jadi Korban

Penulis : Shinta-Milenia

Sumber : Kompas TV


TERBARU