> >

Apa yang Akan Dilakukan Dinkes Daerah & Kemenkes sebagai Antisipasi Suspek Hepatitis Akut?

Vod | 13 Mei 2022, 18:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Bagaimana perkembangan penanganan dugaan kasus hepatitis akut di Jakarta?

Kompas TV tanyakan pada Jurnalis Kompas TV, Fransisco Donasiano yang saat ini berada di Balai Kota, Jakarta.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kota Bekasi merujuk satu kasus pasien suspek hepatitis akut misterius ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk pemeriksaan intensif lanjutan.

Pasien berusia 10 tahun ini, sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Hermina Kota Bekasi.

Hasil pemeriksaan sementara, pasien berusia 10 tahun tersebut tak termasuk dalam kategori pasien hepatitis A, B, C, ataupun D.

Atas merebaknya berbagai temuan, kasus hepatitis akut kini menjadi perhatian Kemenkes.

Total laporan kasus hepatitis akut yang ada di indonesia mencapai 18 kasus.

Tujuh anak meninggal dunia, di antaranya di DKI Jakarta 4 kasus kematian, Jawa Timur 1 kasus kematian, Sumatra Barat 1 kasus kematian, dan Kalimantan Timur 1 kasus kematian.

Anggota Komisi IX DPR dari fraksi PAN, Saleh Daulay, mendorong pemerintah untuk segera melakukan kajian cepat dan mendalam, soal penyakit hepatitis akut.

Tak hanya itu, sosialisasi juga tak kalah penting, karena penyakit hepatitis yang tengah jadi sorotan ini mendapat label akut dan misterius.

Guna menganstisipasi penyebaran hepatitis akut, para orang tua diimbau untuk mencegah buah hati mereka bermain di tempat umum, serta menerapkan kebiasaan hidup sehat.

Termasuk membawa makan dan minum dari rumah, saat belajar tatap muka di sekolah.

Penulis : Edwin-Zhan

Sumber : Kompas TV


TERBARU