> >

Penertiban PKL Ricuh! Salah Satu Pedagang Ancam Petugas Pakai Senjata Tajam

Vod | 26 Mei 2022, 18:18 WIB

KOMPAS.TV - Penertiban pedagang kaki lima di Samarinda ricuh. Wali Kota Samarinda berjanji akan menindak pedagang yang terbukti melakukan tindakan kriminal.

Suasana ricuh saat satuan polisi pamong praja kota samarindmenertibkan kawasan pasar sungai dama.

Menggunakan kayu, pedagang mengancam para petugas agar tak menertibkan lapak mereka.

Baca Juga: PKL Masih Belum Boleh Berjualan, CFD di Jakarta Minggu Ini Masih Digelar Terbatas

Tak hanya ricuh, seorang ibu terlihat begitu emosi dan berteriak marah kepada petugas.

Bahkan salah satu pedagang yang menggunakan topi mengeluarkan senjata tajam untuk mengancam para petugas.

Aksi pedagang bertopi ini dihentikan oleh warga sekitar.

Melihat kondisi ini, Walikota Samarinda Andi Harun akan melakukan upaya hukum pada pedagang yang melakukan tindakan kriminal.

Andi harun menyebut, tindakan yang dilakukan kepada petugas seperti memukul dan mengancam menggunakan senjata tajam adalah tindakan kriminal.

Penertiban di lokasi ini sudah sering dilakukan karena sering menyebabkan macet.

Banyaknya PKL liar dan parkir liar diduga menjadi penyebab utama kemacetan, padahal pemerintah sudah menyiapkan tempat berjualan yang lebih tertata di lokasi yang tak jauh dari tempat kejadian.

Penulis : Natasha-Ancely

Sumber : Kompas TV


TERBARU