> >

Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak Terus Bertambah, BPOM dan Kemenkes Masih Selidiki Penyebabnya!

Vod | 24 Oktober 2022, 08:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Pengawas Obat dan Makanan, BPOM telah melakukan penelusuran lebih lanjut atas temuan cemaran etilen glikol pada sejumlah obat sirop.

Kepala BPOM, Penny Lukito menyatakan bahwa penyebab gagal ginjal akut pada anak masih diselidiki penyebabnya oleh Kemenkes, BPOM dan Ikatan Dokter Anak Indonesia.

Penny Lukito menambahkan BPOM hanya bertugas menguji sampel obat yang diambil aman atau tidak.

Untuk menunjukkan akibat dari sampel tersebut, bukanlah tugas BPOM.

Baca Juga: Marak Kasus Gagal Ginjal, Erick Thohir Minta BUMN Farmasi dan RS BUMN Cek Ulang Seluruh Obat

Sementara itu, kasus gagal ginjal akut di Aceh bertambah lagi menjadi 29 orang.

Dalam dua hari terakhir pasien anak gagal ginjal akut yang dirawat di Rumah Sakit Umum Dokter Zainoel Abidin, Banda Aceh bertambah 3 orang.

21 anak di antaranya meninggal dunia.

Hingga kini 3 orang masih dirawat, sedangkan 5 orang dinyatakan sembuh.

Kasus gagal ginjal akut yang dirawat di Rumah Sakit Moehammad Hoesin Palembang bertambah 3 orang.

Satu orang di antaranya melakukan isoman di rumah lantaran terkonfirmasi covid-19.

Total ada enam kasus yang ditangani sejak September, dengan dua orang anak meninggal dunia.

Sejumlah antisipasi juga dilakukan seperti menyiapkan instalasi hemodialisa dan perawatan intensif untuk anak.

Banyaknya kasus gagal ginjal akut pada anak, disorot Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia.

YLKI meminta presiden membentuk tim independen guna mengusut tuntas kasus gagal ginjal akut yang menyebabkan ratusan anak di Indonesia meninggal.

Karena harus ada yang bertanggung jawan atas kejadian tersebut.
 

Penulis : Aisha-Amalia-Putri

Sumber : Kompas TV


TERBARU