> >

Begini Penjelasan Ahli Forensik Soal Otak Brigadir Yosua Pindah ke Perut

Vod | 19 Desember 2022, 18:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ahli Forensik dan Medikolegal dari Pusdokkes Polri Farah Primadani Karouw menjelaskan terkait kabar otak Brigadir Yosua berpindah ke otak pasca autopsi pertama.

Hal itu diungkap saat Farah memberikan keterangan di sidang lanjutan pembunuhan berencana Brigadir Yosua dengan terdakwa Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Kuat Ma’ruf, Ricky Rizal dan Bharada Eliezer, pada Senin (19/12/2022).

Farah diketahui sebagai pihak pertama yang melakukan autopsi jenazah Yosua pasca penembakan pada 8 Juli lalu.

Baca Juga: Ini Respons Ferdy Sambo saat Ahli Forensik Jelaskan Tembakan di Kepala Sebabkan Yosua Tewas Seketika

Mulanya, penasihat hukum Kuat Ma’ruf menanyakan terkait kabar otak Yosua pindah ke perut saat autopsi kedua.

“Supaya tidak menjadi isu di publik itu mengenai otak, itu memang ada pemindahan setelah ibu melakukan visum?" Tanya penasihat hukum Kuat Ma’ruf.

Menurut Farah, lantaran saat itu akan dilakukan proses pengawetan jenazah alias embalming.

Oleh karena itu,  otak Brigadir Yosua disimpan di bagian perut.

“Pada saat itu pengembalian itu masuk dilakukan ke rongga tubuh karena akan dilakukan proses tindakan embalming, pasca autopsi sehingga untuk memaksimalkan embalming itu kami rendam dengan formalin dan dimasukkan ke rongga perut," kata Farah.

Selanjutnya, penasihat hukum Kuat mempertanyakan apakah pengembalian organ adalah hal lumrah.

Farah menyebut bahwa itu merupakan SOP dari tim forensik.

"Itu SOP kami adalah semua organ yang telah diperiksa dimasukan ke dalam organ tubuh tidak ada satu organ pun yang diambil atau yang ditinggalkan di organ tubuh," kata Farah.

Video Editor: Firmansyah

Penulis : Ikbal-Maulana

Sumber : Kompas TV


TERBARU