> >

Inilah Makna Tangis Putri Candrawathi di Ruang Sidang Menurut Para Ahli, Berikut Selengkapnya!

Vod | 16 Januari 2023, 11:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Tangis Putri Candrawathi kembali pecah saat dirinya mengaku malu untuk lakukan visum usai mengalami kekerasan seksual di Magelang.

Ia juga menangis saat menerangkan dirinya takut kehilangan cinta Sambo karena kekerasan yang dialaminya.

Yang kemudian menjadi janggal menurut majelis Hakim ialah keputusan Putri Candrawathi yang mengaku trauma, tetapi sempat memindahkan uang di rekening Brigadir Yosua.

Putri bahkan masih berada dalam satu mobil dengan Yosua dan akan melakukan isolasi di Duren Tiga.

Diketahui, Putri juga sempat bertemu dengan Yosua untuk meminta Yosua mengundurkan diri.

Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak: Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Layak Divonis Mati

Tanpa hasil visum dan sederet kejanggalan masih ada Ahli Psikologi Forensik yang menyimpulkan dugaan kekerasan seksual yang dialami Putri Candrawathi di Magelang bersesuaian dengan indikator keterangan yang kredibel.

Reni Kusumowardhani, Ahli Psikologi Forensik yang menyimpulkan hal tersebut mengatakan keterangan Putri saat asesmen kaya akan informasi tentang apa yang terjadi.

Sementara itu, sang Justice Collaborator, Richard Eliezer telah berjanji untuk berkata jujur dan membela Yosua untuk terakhir kalinya.

Eliezer mengaku ia tak percaya Yosua tega melakukan pelecehan pada Putri Candrawathi.

Susi, Kuat Ma'ruf, dan Ricky Rizal pun juga sebenarnya tidak mengetahui kejadian pelecehan seksual itu.

Menurut Pakar Gestur dan Mikroekspresi, Monica Kumalasari, tangis Putri Candrawathi bisa dimaknai sebagai usahanya memohon empati publik kepada beliau dan keluarganya.

Rasa malu juga tidak nampak dari ekspresi Putri, Monica justru menangkap gestur Putri yang enggan menjawab pertanyaan Majelis Hakim.

Keputusan Putri untuk berada dalam satu mobil bersama pelaku dugaan kekerasan seksual juga tidak menunjukkan rasa trauma Putri.

Penulis : Shinta-Milenia

Sumber : Kompas TV


TERBARU