> >

Menkominfo Budi Terheran-Heran, 337 Juta Data WNI Bocor, Lebih Banyak dari Penduduk Indonesia

Vod | 20 Juli 2023, 23:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Sebanyak 337 juta Data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri diduga bocor.

Data yang diduga bocor meliputi nama, Nomor Induk Kependudukan, Nomor Kartu Keluarga, hingga  nomor akta lahir dan akta nikah.

Ratusan juta data masyarakat Indonesia itu disebut dijual di forum daring peretas, Breachforum.

Menteri Kominfo, Budi Arie Setiadi mengaku heran dengan dugaan kebocoran data Dukcapil.

Menteri Kominfo yang baru, Budi Arie Setiadi menyebut data yang diduga bocor itu lebih besar dari jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 270 juta orang.

Budi menduga adanya data ganda pada masyarakat.

Budi Arie meminta instansi yang memegang data pribadi warga agar ikut bertanggung jawab menjaganya.

Namun Budi Arie mengakui akan berkoordinasi terkait dugaan kebocoran data Dukcapil.

Sementara Dirjen Dukcapil, Teguh Setyabudi menyebut data  di forum hacker tersebut tidak sama dengan yang ada di database kependudukan Dukcapil saat ini.

Menurut Budi ada perbedaan format elemen data yang bocor jika dibandingkan dengan Database Kependudukan Ditjen Dukcapil.

Pakar Keamanan Siber Vaksinkom, Alfons Tanujaya menyebut 337 juta data Dukcapil yang dijual itu diklaim dilakukan pada bulan Juli 2023.

Sementara itu, jumlah penduduk Indonesia saat ini berkisar di angka 270 juta.

Alfons menduga hacker menyalin database secara mentah dengan menyertakan data penduduk yang sudah meninggal.

Kebocoran data pribadi bukan sekali ini terjadi, pemerintah harus bergerak cepat untuk melindungi data penting warganya agar tidak disalahgunakan.

Baca Juga: Laptop Digadai, Pemuda Ini Bohong ke Orangtua dan Polisi, Pura-Pura Jadi Korban Begal


 

Penulis : Shinta-Milenia

Sumber : Kompas TV


TERBARU