> >

Menakar Kesiapan Indonesia Tingkatkan Ekonomi Digital!

Vod | 17 Oktober 2023, 11:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Peta jalan Indonesia digital mengandung pedoman strategis untuk memfasilitasi transformasi digital negara di empat sektor ekonomi digital.

Transformasi tersebut perlu didukung sumber daya manusia digital, teknologi penunjang, serta riset dan inovasi.

Di lain hal, upaya pemerintah menemui kerikil tajam.

Misalnya, pembangunan BTS dengan target operasi sebanyak 5.200 BTS , disertai dukungan kapasitas satelit mencapai 117 Gbps.

Salah satu usaha kecil menengah UKM, Jenang Mubarok, sudah berdiri sejak 1910, kini mau tak mau harus mengikuti zaman.

Berawal dari industri rumahan di sebuah Desa Kaliputu. Dimana seluruh warganya menjadi pengrajin Jenang kala itu.  

Jenang Mubarok Kudus menerapkan pemanfaatan teknologi penunjang seperti jaringan internet, e-commerce, social media dan pembuatan konten sebagai upaya digitalisasi UKM nya sejak awal pandemi.  

Baca Juga: UMKM Dorong Stabilisasi Dan Ketahanan Pangan Nasional

Heru Sutadi Pengamat Ekonomi Digital menyangsikan peran UMKM dapat berjalan dengan baik mendukung prediksi Google Temasek dengan adanya kekurangan teknologi penunjang di Indonesia.

Di lain pihak Direktur Eksekutif Core, Mohammad Faisal, menilai Indonesia memiliki potensi besar seperti prediksi Google Temasek.

Trubus Rahadiansyah Pengamat Kebijakan Publik turut mengomentari terkait pengembangan perekonomian digital.

Teten Masduki Menteri Koperasi dan Usaha Menengah menilai pemerintah belum siap melangkah lebih jauh untuk beralih menuju ekonomi digital.

Di lain pihak, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika menyadari ada hal krusial yang harus dihadapi dalam membangun sumber daya manusia digital untuk menyayangi swastanisasi dan mereka pun tak berdiam diri akan hal itu.

Menyikapi hal tersebut, Dave Laksono anggota Komisi I DPR menilai pengembangan sumber daya manusia harus tetap mengiringi peta jalan Indonesia digital dan siap menyiapkan regulasi terkait hal itu.

Penulis : Dea-Davina

Sumber : Kompas TV


TERBARU