> >

Jadi Topik Debat, Seperti Apa Strategi Para Paslon Hadapi Tantangan Pangan dan Energi di Indonesia

Vod | 21 Januari 2024, 17:20 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Debat keempat pilpres 2024, isu pangan jadi salah satu topik yang disinggung pada tema debat malam ini, Minggu (21/1/2024).

Ketahanan pangan di Indonesia masih menjadi sejumlah tantangan, misalnya dalam 3 tahun terakhir produksi beras dalam negeri cenderung stagnan.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik mencatat pada 2021 produksi beras dalam negeri mencapai 31,36 juta ton, pada tahun 2022 produksi menjadi 31,5 juta ton dan pada tahun 2023 mengalami penurunan menjadi 30,9 juta ton.

Angka tersebut belum cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi beras di Indonesia yang rata-rata mencapai 30, 2 juta ton per tahun. Dan akhirnya berujung impor beras menjadi jalan yang diambil pemerintah untuk memenuhi kebutuhan cadangan beras.

Selain itu, Indonesia juga dihadapkan dengan tantangan transisi energi dari mulai bahan bakar fosil ke sumber energi terbarukan.

Data dari Kementerian ESDM mencatat realisasi bauran energi batubara tahun 2020 mencapai 66,3%, tahun 2021 66,1% dan di tahun 2023 meningkat menjadi 67,21%.  Sebaliknya, realisasi energi terbarukan masih jauh di bawah energi batubara.

Bicara salah satu upaya pemerintah untuk ketahanan energi adalah mendorong transisi penggunaan kendaraan listrik.

Pada tahun 2023, pemerintah mengeluarkan kebijakan subsidi motor listrik sebesar Rp 7 juta untuk kuota 200.000 unit dan subsidi mobil listrik diberikan insentif pengurangan PPN sebesar 10% untuk 35.900 Unit.

Baca Juga: Begini Situasi dan Pengamanan Jelang Debat Cawapres di JCC

 

Penulis : Shinta-Milenia

Sumber : Kompas TV


TERBARU