Kompas TV regional berita daerah

Oknum Polisi Pelaku Pembunuhan Sadis di Medan Divonis Mati

Rabu, 13 Oktober 2021 | 07:15 WIB

MEDAN, KOMPAS.TV - Oknum polisi personel Satuan Sabhara Polres Pelabuhan Belawan Aipda Roni Syahputra, divonis hukuman mati.

Terdakwa terbukti bersalah melakukan pembunuhan berencana kepada 2 perempuan yakni Riska Fitria dan Aprillia Cinta.

Sidang kasus pembunuhan yang sempat menggemparkan warga Kota Medan, digelar di Pengadilan Negeri Medan.

Pelaku pembunuhan yang merupakan oknum polisi, menjalani sidang dengan agenda pembacaan putusan.

Terdakwa Roni dinyatakan terbukti melakukan pembunuhan berencana kepada 2 orang korbannya, di mana satu diantaranya masih di bawah umur. 

Sebelum membunuh kedua korban, pelaku juga menyekap dan melakukan rudapaksa korban yang masih di bawah umur.

Kemudian membunuh korban yang akhirnya dibuang di 2 tempat berbeda.

Dalam amar putusannya, majelis hakim yang dipimpin Hendra Sutardodo, menyatakan terdakwa telah terbukti melakukan perbuatan yang diatur dalam Pasal 340 junto Pasal 65 KUHP.

Atas perbuatannya, terdakwa dijatuhi hukuman mati.

Hal ini dikarenakan terdakwa melakukan pembunuhan secara sadis, dan terdakwa merupakan anggota kepolisian.

Putusan majelis hakim sesuai dengan isi tuntutan yang disampaikan jaksa.

Jaksa Penuntut Umum Aisyah menyatakan, keputusan majelis hakim sudah yang terbaik dan sudah adil.

Sebelumnya, pada Februari lalu, terdakwa Roni mengaku tertarik dengan salah satu korban dan membuat skenario untuk berjumpa.

Saat bertemu, korban membawa rekannya yang merupakan tetangganya.

Terdakwa kemudian mengancam korban dan membawanya ke sebuah hotel, kemudian menyekap kedua korban di rumah terdakwa sebelum dibunuh dan dibuang. (*)

#vonismati #polisidivonismati #pembunuhansadis #sumaterautara #sumut #medan #beritamedan #beritadaerah

Penulis : KompasTV Medan

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:19
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19