Kompas TV nasional peristiwa

Kejaksaan Negeri Jakarta Utara Segera Eksekusi WNA Terdakwa Penganiayaan

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 19:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV – Kejaksaan Negeri Jakarta Utara segera mengeksekusi WNA terdakwa kasus penganiayaan tehadap Andy Cahyady.

Warga Negara Asing bernama Wenhai Guan akan dijebloskan ke penjara usai sembuh dari sakit. Menurut penjamin Wenhai, Marna Ina dan Feng Qiu Ju, Wenhai sedang di rawat di sebuah rumah sakit di Singapura. Hal ini dibuktikan dengan foto Wenhai. Kedua penjamin ini memastikan Wenhai akan pulang ke Indonesia untuk menjalani hukuman.

Kejaksaan akan terus memonitor kondisi kesehatan Wenhai. Apabila penjamin mengingkari janjinya, maka Wenhai berpotensi menjadi buronan.

Baca Juga: Pelaku Perjalanan WNA atau WNI yang Masuk di Bandara Soetta Wajib PCR

Andy Cahyady dan kuasa hukumnya mendatangi Kejari Jakarta Utara pada Sabtu, 16 Oktober 2021 pagi. Mereka membawa surat permintaan eksekusi Wenhai Guan. Terdakwa penganiayaan itu belum dieksekusi sejak divonis enam bulan penjara pada Juni 2021.

Menurut kuasa hokum Andy, Muchsin, kliennya telah menjalani hukuman dalam perkara yang sama selama enam bulan. Bahkan, saat ini dituntut kembali satu tahun penjara setelah dilaporkan balik oleh Wenhai dalam kasus serupa.

Kasus ini bermula saat WNA bernama WenhaiGuan menganiaya Andy Cahyady. Namun, kepada polisi, Wenhai mengaku sebagai korban dan menyebabkan Andy Cahyady menjalani hukuman pidana enam bulan penjara.

Andy Cahyady kemudian melaporkan balik perbuatan penganiayaan yang dilakukan Wenhai. Wenhai kemudian diputus enam bulan penjara. Namun belum sempat menjalani hukuman, warga asing itu kembali ke negara asal di Singapura.

Video Editor: Lisa Nurjannah

Penulis : Edika ipelona

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


AIMAN

Copet "High Class" Balap Mandalika | AIman (1)

Selasa, 30 November 2021 | 18:30 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
18:43
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19