Kompas TV regional berita daerah

Pengendara Roda Dua Lintasi Banjir Gunakan Mobil Pikap, Sopir Raup Bayaran Puluhan Ribu Rupiah

Sabtu, 20 November 2021 | 01:09 WIB

Penulis : KompasTV Banjarmasin

PULANG PISAU, KOMPAS.TV - Ruas Jalan Trans Kalimantan Poros Tengah tepatnya di Desa Penda Barania, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah terendam banjir selama lebih dari dua pecan.

Bahkan hingga jumat (19/11/2021), banjir sudah sampai di ruas Pahandut Seberang, Palangkaraya dengan kedalaman antara 50 cm hingga 1.5 meter membuat ruas Jalan Trans Kalimantan Poros Tengah kini lumpuh.

Baca Juga: Cegah Pencurian saat Banjir, Polresta Palangkaraya Bentuk Satgas Pengamanan yang Patroli Siang Malam

Namun kendaraan roda dua masih bisa melintas dengan cara estafet.

Yaitu menggunakan jasa penyeberangan mobil pikap dan perahu penyeberangan mulai dari Palangkaraya hingga melewati Desa Penda Barania.

Meski pengendara roda dua harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk tetap bisa melintas, dimana biaya penyeberangan pikap sebesar Rp.25.000 hingga Rp. 30.000, sementara perahu penyeberangan sebesar Rp. 70.000,-

Meski demikian, sopir mengaku tidak mematok harga pasti untuk jasanya tersebut.

"Kita tidak matok harga dan target tapi rata-rata 25 ribu-30 ribu, ini diantarkan sampai habis air lah," ungkap Andre, sang Sopir mobil pikap penyeberangan banjir.

Baca Juga: Banjir Kalteng, Gubernur Minta Pemerintah Pusat Evaluasi Izin Aktivitas Perusahaan di Pinggir Sungai

Ruas Jalan Trans Kalimantan Poros Tengah merupakan akses tunggal menuju 6 kabupaten lainnya yang ada di Kalimantan Tengah yang juga merupakan jalur perekonomian.

Kerusakan terparah pada ruas Jalan Trans Kalimantan Poros Tengah sudah berlangsung sejak sepekan yang lalu.

Tentu saja kondisi tersebut menghambat semua akses perekonomian, pengiriman barang kebutuhan warga dan bahan bakar minyak ke 6 kabupaten lainnya.


Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:08
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19