Kompas TV internasional kompas dunia

Covid Eropa Menggila, WHO Peringatkan Ancaman Lonjakan Kematian

Rabu, 24 November 2021 | 14:47 WIB
covid-eropa-menggila-who-peringatkan-ancaman-lonjakan-kematian
Seorang pekerja medis yang mengenakan APD berjalan di sebuah rumah sakit COVID-19 di Kommunarka, Moskow, Rusia, Senin, 22 November 2021. Jumlah kematian akibat virus corona diperkirakan meningkat di Eropa pada musim semi mendatang. (Sumber: Associated Press)

JENEWA, KOMPAS.TV - Kantor Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Wilayah Eropa mengatakan proyeksi mereka menunjukkan, 53 negara yang berada di wilayahnya dapat menghadapi 700.000 kematian lagi hingga musim semi mendatang.

WHO Eropa, yang berbasis di Kopenhagen, Denmark, juga menyatakan adanya bukti penurunan perlindungan yang diberikan vaksin terhadap infeksi dan penyakit ringan. Mereka mengatakan bahwa vaksin booster harus diberikan sebagai prioritas bagi orang-orang yang paling rentan, dengan sistem kekebalan yang lemah. Selain itu, warga yang berusia di atas 60 tahun dan petugas kesehatan juga harus diprioritaskan mendapat vaksin booster.

Baca Juga: Gelombang Protes Pembatasan Pandemi Terus Meluas di Eropa, Termasuk di Republik Ceko

Markas internasional WHO di Jenewa, sebelumnya telah berulang kali menyerukan moratorium penggunaan booster hingga akhir tahun. Mereka mengharapkan vaksin COVID-19 dapat tersedia untuk negara-negara berkembang yang masih kekurangan vaksin.

WHO Eropa meminta orang-orang untuk divaksinasi dan memperhatikan kebersihan, serta menjaga jarak sosial untuk menghentikan penyebaran virus.

“Hari ini, situasi COVID-19 di seluruh Eropa dan Asia Tengah sangat serius. Kami menghadapi musim dingin yang menantang di depan, tetapi kami tidak boleh putus asa, karena kita semua — pemerintah, otoritas kesehatan, individu — dapat mengambil tindakan tegas untuk menstabilkan pandemi,” kata Dr. Kluge, direktur regional WHO Eropa, dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari The Associated Press.

Wilayah Eropa, yang membentang jauh ke Asia Tengah, melaporkan bahwa kematian akibat COVID-19 naik menjadi hampir 4.200 per hari pada minggu lalu. Jumlah ini naik dua kali lipat dari tingkat yang tercatat pada akhir September. Kematian kumulatif kini telah mencapai 1,5 juta di wilayah tersebut.

Tiga faktor yang mendorong peningkatan tersebut adalah varian delta yang sangat menular, pelonggaran tindakan pembatasan seperti persyaratan untuk mengenakan masker dan jarak fisik di beberapa tempat, dan sebagian besar populasi Eropa yang tetap tidak bersedia divaksinasi.

Baca Juga: Eropa Diterjang Gelombang Covid-19, Kebijakan Pembatasan Justru Ditentang Demo Besar

"Kita dapat memperkirakan bahwa akan ada tekanan tinggi atau ekstrem di rumah sakit di 25 negara. Juga akan ada stres tingkat tinggi di unit perawatan intensif (ICU) di 49 dari 53 negara, sejak sekarang dan 1 Maret 2022," kata pernyataan WHO Eropa. 

Penulis : Tussie Ayu | Editor : Desy Afrianti

Sumber : Associated Press



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:57
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19