Kompas TV regional berita daerah

Nelayan Tehoru, Maluku Tengah Diduga Diintimidasi Oknum TNI AL

Jumat, 26 November 2021 | 00:00 WIB
nelayan-tehoru-maluku-tengah-diduga-diintimidasi-oknum-tni-al
Sejumlah ibu-Ibu yang diduga turut diintimidasi oleh Oknum Crew Kapal KRI Albakora 867 (Sumber: Dok Warga )

KOMPAS.TV AMBON-Dua orang oknum Anggota TNI Angkatan Laut Gugus tempur laut ( Guspurla) Komando Armada ( Koarmada) III yang bertugas di KRI Albakora 867 diduga mengintimidasi seorang nelayan asal Tehoru, Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah,Sirajudin Leuli.

Korban yang juga kapten kapal nelayan jaring bobo ini diintimidasi oleh dua oknum TNI AL yang belum dikehatui namanya itu dengan cara ditendang dan ditampar.

Korban menceritakan, awalnya dia dan kru nelayan jaring bobonya itu baru pulang melaut Kamis (25/11/2021) pagi sekitar pukul 08:00 WIT.

Setelah masuki perairan Desa Haya, Kecamatan Tehoru, muncul speed boat bersama dua oknum TNI AL itu dari Tanjung Haya dan ikuti kapal nelayannya itu. Oknum TNI AL kata korban memang sempat memberikan kode agar kepala nelayannya itu berhenti.Namun karena sudah terlanjur dekat tempat pendaratan ikan, korban dan krunya tidak hentikan kapal mereka karena buru-buru ke tempat pendaratan ikan untuk bongkar muatan ikan momar hasil tangkapan 200 kilogram, mengingat daya tahan ikan momar ini tidak lama dan takut ikan membusuk apalagi stok es yang dibawa juga kurang.

Sesampainya di tempat pendaratan ikan, dua oknum TNI AL itu langsung mengambil korban yang berujung korban dipukul dan ditendang hingga dihukum push up. Apa yang dikakukan oleh kedua oknum terhadap korban juga disaksikan warga yang ada dilokasi kejadian.

"Sampe (Sampai) di tampa (tempat) bongkar ikan, jangkar su jatong, dong (Oknum TNI AL) sampe. Dong ambil beta (saya), dong pukul beta, tandang (tendang) baru dong bawa ke kapal (KRI Albakora) dan suru push up di dalam kapal,"ungkap korban  kepada Kompas TV melalui sambungan seluler.

Padahal, korban mengaku tidak tahu apa kesalahannya. Tiba-tiba langsung dipukul dan ditendang oleh dua oknum itu di speed boat TNI AL.Padahal menurut korban surat-surat izin operasi kapal nelayan yang dinahkodinya lengkap.

"Beta tanya dong, beta kesalahan apa? dong bilang ose (kamu) punya kesalahan itu tidak stop (saat disuru stop), beta bilang tadi seng bisa stop karena ada ikan ada muatan,"bebernya.

Setelah diintimidasi, korban bersama kapal nelayannya itu dibawa ke pelabuhan tempat KRI Albakora sandar, bongkar muatan pun dihentikan.

Sampai di pelabuhan, barulah surat-surat diperiksa dan korban diperintahkan naik ke KRI Albakora lalu ditendang lagi dan disuruh push up. "Pipi deng panta poro saki, dong tampeleng (tampar) pipi deng tandang di panta poro,"sambungnya.

Penulis : KompasTV Ambon

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
02:48
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19