Kompas TV nasional update corona

Varian Omicron Mengintai, Pakar Minta Warga Patuhi Aturan Karantina dan Waspada Mutasi Dalam Negeri

Senin, 29 November 2021 | 21:31 WIB
varian-omicron-mengintai-pakar-minta-warga-patuhi-aturan-karantina-dan-waspada-mutasi-dalam-negeri
Ilustrasi mematuhi protokol kesehatan Covid-19 untuk mencegah penularan varian Omicron. (Sumber: Dok. Wyss Institute Harvard)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pakar wabah atau epidemiolog Universitas Indonesia (UI) Iwan Ariawan mengimbau masyarakat tetap waspada mengingat penyebaran varian Covid-19 Omicron di sejumlah negara.

Seperti diketahui, varian Omicron yang pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan sudah menyebar ke 13 negara.

Selain negara-negara Afrika, varian baru yang disebut memiliki 5 mutasi ini telah muncul di Jerman, Belgia, Inggris, Israel, Australia, dan Hong Kong.

Baca Juga: Sekilas Tentang Varian Omicron Covid-19: Pandangan Ilmuwan hingga Pembatasan Perjalanan

Pemerintah Indonesia pun telah melarang perjalanan dari dan masuk ke 11 negara. Kebijakan ini akan berlaku pada Selasa (30/11/2021). 

Sebelas negara yang akan ditutup aksesnya ke Indonesia itu adalah Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Leshoto, Mozambique, Eswatini, Malawi, Angola, Zambia, dan Hong Kong.

Iwan Ariawan menyambut baik kebijakan pelarangan perjalanan dari negara-negara dengan kasus varian Omicron itu.

“Kemudian, juga ada karantina 14 hari untuk WNI yang melakukan perjalanan ke negara-negara tersebut,” kata Iwan pada Kompas TV, Selasa (29/11/2021).

“Kalau ini dilakukan, sebetulnya sudah cukup mencegah varian-varian baru ini tidak masuk,” imbuhnya.

Akan tetapi, Iwan juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati karena mutasi Covid-19 tidak cuma berasal dari luar negeri.

Penulis : Ahmad Zuhad | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
10:29
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19