Kompas TV internasional kompas dunia

Klinik Eutanasia Jerman Tolak Klien yang Belum Divaksin Covid-19

Senin, 29 November 2021 | 23:30 WIB
klinik-eutanasia-jerman-tolak-klien-yang-belum-divaksin-covid-19
Ilustrasi eutanasia, atau suntik mati dengan bantuan dokter. (Sumber: Shutterstock/ Joel Bubble Ben)

BERLIN, KOMPAS.TV - Eutanasia adalah proses legal di Jerman. Namun, di tengah pandemi Covid-19, seseorang harus sudah divaksin sebelum diizinkan mati karena eutanasia.

Kebijakan tersebut diumumkan oleh Asosiasi Euthanasia Jerman (Verein Sterbehilfe) pada 19 November 2021 lalu.

Verein Sterbehilfe mensyaratkan klien harus datang dengan status divaksinasi penuh atau baru sembuh dari Covid-19 sesuai protokol kesehatan.

“Eutanasia dan eksaminasi persiapan dari kesediaan klien kami secara sukarela dan bertanggung jawab untuk mati memerlukan interaksi jarak dekat,” tulis pernyataan Verein Sterbehilfe.

Baca Juga: Parlemen Spanyol Sahkan Undang-Undang Euthanasia

“Namun, kedekatan manusia adalah situasi yang memungkinkan transmisi corona. Hingga saat ini, aturan 2G (semacam protokol kesehatan) juga diterapkan di antara asosiasi kami, didukung oleh kebijakan tergantung situasi seperti tes cepat sebelum masuk ke ruang tertutup,” imbuh pernyataan tersebut.

Kebijakan klinik eutanasia tersebut menanggapi badai Covid-19 yang menerjang Jerman sebulan belakangan.

Mulai pertengahan Oktober, kasus Covid-19 terus naik di Jerman, memecahkan rekor baru hampir tiap hari sejak awal November.

Jerman mencatatkan lebih dari 100.000 kematian akibat Covid-19 per 25 November.

Pada Sabtu (27/11) lalu, Jerman juga mengonfirmasi infeksi varian Omicron yang diduga sangat menular.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim | Editor : Edy A. Putra

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:59
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19