Kompas TV regional hukum

Polisi Masih Selidiki Motif Anggota Pemuda Pancasila Keroyok AKBP Dermawan Karosekali

Selasa, 30 November 2021 | 19:09 WIB
polisi-masih-selidiki-motif-anggota-pemuda-pancasila-keroyok-akbp-dermawan-karosekali
Polda Metro Jaya memamerkan sejumlah barang bukti dari 5 tersangak pengeroyok AKBP Dermawan Karosekali, Kelima tersangka adalah anggota ormas Pemuda Pancasila, Selasa (30/11/2021). (Sumber: Baitur Rohman/Kompas.tv)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengatakan, kepolisian masih mendalami motif para anggota Pemuda Pancasila yang menjadi tersangka pengeroyokan AKBP Dermawan Karosekali.

Peristiwa pengeroyokan terjadi saat korban melakukan pengamanan unjuk rasa yang digelar massa Pemuda Pancasila di depan Gedung DPR/MPR, Kamis (25/11/2021).

“Untuk motivasi masih kita dalami lebih jauh lagi, tetapi penerapan pasalnya adalah 170 yang utama. Pasal 170 yang akibat materilnya tercukupi yaitu mengakibatkan adanya luka,” kata Dirkrimum saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (30/11/2021).

Dalam peristiwa ini, polisi menetapkan lima orang menjadi tersangka.

Baca Juga: 5 Anggota Pemuda Pancasila jadi Tersangka Pengeroyokan AKBP Dermawan Karosekali

Tersangka pertama adalah AS ( 18), perannya mengejar, menarik, dan memukul korban menggunakan tangan kosong.

Kedua, WH (35) yang berperan memprovokasi, mengejar dan memukul korban.

Kemudian DH (23), perannya mengejar, memukul dan menendang korban.

Selanjutnya ACH (29), perannya memukul korban dengan menggunakan kayu.

Terakhir, MBK (23), perannya mengejar, menarik, dan memukul korban dengan tangan kosong.

Penulis : Baitur Rohman | Editor : Edy A. Putra

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
15:25
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19