Kompas TV regional berita daerah

Polda Jateng Gulung Komplotan Gendam Lintas Provinsi

Rabu, 1 Desember 2021 | 11:01 WIB

SEMARANG, KOMPAS.TV - Enam pelaku gendam diamankan Unit Jatanras Polda Jateng di dua tempat berbeda, yakni di Jakarta dan Kepulauan Riau. Dari enam pelaku, empat tersangka diantarannya adalah wanita.

Dalam gelar perkara yang dilakukan Selasa (30/11/2021), diketahui jika para pelaku telah berkomplot untuk melakukan kejahatan gendam sejak tahun 2019. Mereka setidaknya pernah beraksi di Surabaya, Sumatera Utara dan Semarang. Tak main-main, dari hasil kejahatan ini mereka berhasil meraup keuntungan hingga sekitar Rp 5 milyar.

Modus yang dilakukan para pelaku ini dengan mempengaruhi korban mengunakan gendam, sehingga korban menyerahkan uang dan barang berharga miliknya.

"Kelompok ini melaksanakan penipuan dengan modus operandi dengan melakukan gendam, atau sebetulnya bermonomainkan psikologis seseorang agar percaya apa yang disampaikan oleh pelaku. Sehingga nantinya bisa mengambil keuntungan dengan cara menipu," ujar Kombes Pol Djuhandani Rahardjo Puro, Ditreskrimum Polda Jateng.

Salah satu pelaku yang berperan sebagai tabib mengaku diperintah oleh tersangka bunda untuk mempengaruhi pikiran korban agar bersedia menyerahkan harta miliknya.

"Saya hanya mendengarkan cerita dari korban, lalu saya mengingatkan, dan lalu saya mengatakan kamu harus mengikuti apa yang disampaikan oleh diri saya," kata Nana Suryana alias Erwin, pelaku.

Sementara itu, Panit 3 Jatanras Polda Jateng yang memimpin penangkapan mengatakan, kasus ini terungkap setelah pihaknya mendapat laporan adanya aksi kejahatan gendam yang merugikan korban Rp 500 juta.

Atas kasus ini, para pelaku akan dijerat Pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

#gendam #poldajateng #penipuan

 

Penulis : KompasTV Jateng

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:52
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19