Kompas TV bisnis kompas bisnis

Pemotongan Anggaran MPR Tidak Terkait Dengan Pandemi, Kok Bisa? Simak Berita Selengkapnya!

Jumat, 3 Desember 2021 | 01:04 WIB

KOMPAS.TV - Petinggi MPR marah ke Menteri Keuangan, Sri Mulyani lantaran anggaran MPR dipangkas.

Dinilai tidak menghargai MPR, Pimpinan MPR minta Presiden Joko Widodo pecat Menkeu.

Anggaran untuk MPR dipangkas sampai Menteri Keuangan Sri Mulyani tidak menghadiri rapat saat diundang MPR, menjadi alasan Pimpinan MPR marah ke Menteri Keuangan, Sri Mulyani.

Wakil Ketua MPR RI, Fadel Muhmmad menilai pemotongan anggaran seharusnya tidak terjadi saat jumlah Pimpinan MPR bertambah.

Menteri Keuangan dinilai tidak menghargai MPR, Fadel bahkan meminta Presiden Joko Widodo Mencopot  Sri Mulyani dari jabatan Menteri Keuangan.

Baca Juga: Ketua Banggar MPR Buka-Bukaan soal Anggaran yang Dipotong Sri Mulyani sebelum Pandemi

Menjawab kekesalan Pimpinan MPR soal pemotongan anggaran, Menteri Keuangan Sri Mulyani merespon lewat akun instagramnya.

Jika melihat Buku III Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga, anggaran untuk MPR dari tahun 2016-2020 rata-rata naik 0,9%, namun di tahun 2020 anggaran DPR dilakukan Refocusing sebagai bentuk burden sharing akibat dampak pandemi covid 19.

Namun penjelasan Menkeu dan anak buah justru membuat MPR makin panas.

Dalam laman MPR disebutkan, pemotongan anggaran MPR tidak terkait dengan pandemi karena pemotongan anggaran sudah terjadi sejak tahun 2019.

Semoga Kementerian Keuangan dan MPR dapat segera bertegur sapa secara langsung selesaikan perkara.

Baca Juga: Cak Imin Soal Konflik Pimpinan MPR dan Menkeu: "Sebaiknya Dikomunikasikan Melalui Rapat Bersama"
 

Penulis : Shinta Milenia

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

PN Depok Tutup Sementara

Jumat, 28 Januari 2022 | 15:59 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
16:10
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19