Kompas TV kolom budiman tanuredjo

Survei SMRC: Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan Meningkat, Prabowo Subianto Stagnan - OPINI BUDIMAN

Sabtu, 1 Januari 2022 | 09:00 WIB

Oleh: Wartawan Senior Harian Kompas, Budiman Tanuredjo

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pada akhir 2021, SMRC merilis hasil survei terkait pemilu 2024. Dalam survei SMRC menunjukkan Prabowo Subianto dalam posisi seimbang dengan Ganjar Pranowo, lalu menyusul Anies Baswedan. 

Ada pun data tersebut diambil pada 8-16 Desember 2021.

Jika dilihat dari sisi tren elektabilitas, posisi Prabowo stagnan. Dalam satu tahun terakhir, elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra yang juga Menteri Pertahanan ini stagnan dari 19,5 persen pada Maret 2020 menjadi 19,7 persen pada  Desember 2021.

Sementara, elektabilitas Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan berada dalam tren menanjak. Peningkatan elektabilitas Ganjar Pranowo terbilang signifikan dalam satu tahun. Elektabilitas Gubernur Jawa Tengah meningkat tajam dari 6,9 persen pada awal tahun 2020 menjadi 19,2 persen pada Desember 2021.

Gubernur Jakarta Anies Baswedan juga meningkat dari 10,1 persen menjadi 13,4 persen pada Desember 2021.

Perkiraan elektabilitas itu diambil dari simulasi pertanyaan semi terbuka terhadap 15 calon.

Tiga nama capres potensial itu tak banyak berubah versi lembaga survei. Prabowo, Ganjar, dan Anies selalu muncul dalam tiga capres paling potensial.

Namun pertanyaan yang patut diajukan adalah dari mana ketiganya akan maju dalam Pilpres 2024?

Hanya Prabowo Subianto yang memiliki partai politik. Namun, Gerindra tidak cukup bila sendirian mengajukan capres, maka Gerindra harus membangun koalisi.

PDI-P yang punya tiket sendiri untuk mengajukan calon, meski tentu tergantung dari keputusan politik Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

PDI-P masih terombang-ambing antara Puan Maharani dan Ganjar Pranowo.

Jika Puan diajukan sebagai capres atau cawapres oleh PDI-P, Ganjar akan kehilangan perahu. Namun, jika kompromi bisa dilakukan dengan menempatkan Puan sebagai Ketua MPR dan Ganjar sebagai capres, kontestasi politik masih bisa berubah. Namun, itu masih jauh.

Anies Baswedan juga belum memiliki partai politik yang akan mengusungnya.

Penulis : Desy Hartini

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
23:42
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19