Kompas TV nasional peristiwa

MAKI Dorong Polda Sumut Tindak Tegas Penerima Suap di Polrestabes Medan: Biar Tak Busuk Keseluruhan!

Minggu, 23 Januari 2022 | 09:28 WIB
maki-dorong-polda-sumut-tindak-tegas-penerima-suap-di-polrestabes-medan-biar-tak-busuk-keseluruhan
Koordinator Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) Boyamin Saiman mendorong institusi kepolisian daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) menindak tegas anggota polisi di Polrestabes Medan yang menerima uang suap dari istri bandar narkoba. (Sumber: Tangkap Layar Kompas TV/ Nurul Fitriana)

Penulis : Nurul Fitriana | Editor : Gading Persada

JAKARTA, KOMPAS.TV — Koordinator Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) Boyamin Saiman mendorong institusi Polda Sumatra Utara (Sumut) menindak tegas anggota polisi di Polrestabes Medan yang menerima uang suap dari istri bandar narkoba.

Menurutnya, apabila sudah terbukti melanggar anggota polisi tersebut sebaiknya langsung dipecat.

Hal itu dilakukan agar tidak membuat busuk keseluruhan dan berdampak secara psikologis ke anggota yang lain.

"Kalau sudah melanggar ya udah dipotong aja, dipecat dengan tidak hormat, selesai. Karena ini akan membuat busuk keseluruhan kalau tidak tegas. Karena faktor psikologis kepada yang lain ini juga terjadi," kata Boyamin Saiman dalam dialog Sapa Indonesia Pagi Akhir Pekan Kompas TV, Minggu (23/1/2022).

Lebih lanjut, Boyamin menerangkan soal dampak psikologis yang akan terjadi jika pelanggaran tersebut tidak ditindak tegas.

Salah satunya, kata Boyamin, yaitu sikap malas-malasan yang tentu akan merugikan institusi Polri sendiri.

"Kalau ada orang nakal di suatu lembaga atau kantor tidak diproses dan tidak diberi sanksi maka yang terjadi orang baik pun meski tidak terlibat dia akan malas-malasan. 'Yang jahat aja tidak diapa-apakan, ngapain saya kerja semangat'," terangnya.

Oleh sebab itu, Boyamin mendorong jika kemudian perkara ini naik ke Kejaksaan, ia berharap anggota polisi 'nakal' dapat diberi hukuman berat dan maksimal.

Baca Juga: Polda Sumut Kembalikan Uang Suap dan Penggelapan ke Istri Bandar Narkoba, Totalnya Rp1,150 Miliar

"Ya justru harus berat semua dan nanti saya juga berharap hakim akan memberi hukuman yang maksimal," imbuhnya.


Sumber : Kompas TV

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
18:53
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19