Kompas TV regional peristiwa

Pemkot Yogyakarta Tak akan Gugat Pengunggah Tarif Parkir Rp350 Ribu

Minggu, 23 Januari 2022 | 09:35 WIB
pemkot-yogyakarta-tak-akan-gugat-pengunggah-tarif-parkir-rp350-ribu
Tangkapan layar akun Facebook Kasri StöñDåkØñ yang membagikan sebuah foto kuitansi pembayaran parkir bus pariwisata di Kota Yogyakarta seharga Rp 350.000. (Sumber: Facebook/Kasri StöñDåkØñ)

Penulis : Dian Nita | Editor : Gading Persada

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta secara tegas mengatakan tidak akan menggugat pengunggah tarif parkir Rp350 ribu.

Sebelumnya, viral di media sosial Pemkot Yogya akan mempolisikan pengunggah tarif parkir Rp350 ribu karena diduga mark up dan mencemarkan nama baik wisata Yogyakarta.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan, memang telah terjadi kesalahpahaman lantaran cepatnya informasi di media sosial.

Heroe menjelaskan kronologi kesimpangsiuran tersebut. Berawal dari viral kasus parkir yang nuthuk harga Rp350.000.

Baca Juga: Menemukan Pelanggaran Tarif Parkir di Yogyakarta? Hubungi Nomor Aduan Ini

"Saya cek kebenarannya terlebih dahulu, dan apakah itu parkir resmi atau bukan. Dishub akan koordinasi dengan Kepolisian untuk melakukan cek kebenarannya. Tetapi apapun pasti akan ditindak tegas dan tanpa ampun," ujar Heroe dalam keterangan tertulisnya yang diterima KOMPAS.TV, Minggu (23/1/2022).

Pada malam harinya Heroe menerima laporan bahwa bahwa tarif parkir tersebut bukan murni nuthuk, tapi kongkalingkong mark up, antara kru bis dan teman-temannya serta tukang parkir.

"Jadi persoalan sebenarnya bergeser dari nuthuk ke mark up. Saat itu, kita menelusuri yang mengunggah ini siapa? Termasuk bagian yang ikut mark up atau korban?" kata Heroe.

"Di lihat dari unggahan pertama di ICJ, tidak jelas kronologi fakta dan posisinya tersebut. Unggahan pertama cerita kena thutuk 350ribu tapi di lapangan setelah di cek, soal mark up," lanjutnya.

Horoe juga mengatakan bus itu kemungkinan juga menyalahi aturan perjalanan PPKM di Jogja.


Sumber : Kompas TV

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:24
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19