Kompas TV nasional politik

Bukan karena Bela Munarman, Immanuel Ebenezer Yakin Dipecat karena Sering Kritik Menteri

Jumat, 25 Maret 2022 | 06:10 WIB
bukan-karena-bela-munarman-immanuel-ebenezer-yakin-dipecat-karena-sering-kritik-menteri
Ketua Umum Joman Immanuel Ebenezer di Polda Metro Jaya, Jumat (14/1/2021). (Sumber: Dokumentasi Joman. )

Penulis : Vidi Batlolone | Editor : Hariyanto Kurniawan

JAKARTA, KOMPAS.TV – Ketua Relawan Jokowi Mania (Joman) Immanuel Ebenezer dipecat dari jabatannya sebagai Komisaris Independen BUMN PT Mega Eltra. Immanuel menyebut pemecatan tersebut akibat dendam lama, karena dia kerap mengkritik kinerja sejumlah menteri di kabinet Joko Widodo-Maaruf Amin.

“Ada dendam lama di lingkaran Jokowi berkaitan saya kritik beberapa menteri,” kata Immanuel Ebenezer kepada Kompas TV, Kamis (24/3).

Menurut pria yang akrab disapa Noel ini, kehadirannya sebagai saksi meringankan dalam persidangan terdakwa terorisme Munarman, bukanlah alasan utama pemecatan.

Baca Juga: Diduga Dukung Aksi Terorisme, Immanuel Ebenezer Dipecat sebagai Komisaris Utama PT Mega Eltra

“Jadi, kasus Munarman itu alasan saja. Pintu masuk untuk menyingkirkan saya,” papar Noel.

Noel mengatakan setelah pencopotannya, maka pihak-pihak yang berusaha menyingkirkannya kini telah tersenyum senang.

“Kemarin saya sudah dicopot, hari ini mereka pada hore,” tuturnya.

Baca Juga: Debat Panas Pro Kontra Ketum JoMan Bela Munarman, Immanuel Ebenezer: Munarman Kawan Saya

Noel menyatakan keyakinan bahwa pemecatannya tidak terkait dengan kinerjanya sebagai Komisaris Independen PT Mega Eltra.

Sebab Noel menyatakan justru sejak dia menjadi Komisaris Utama PT Mega Eltra, perusahaan tersebut meraih laba.

“Padahal sebelumnya tidak ada laba, setelah saya datang, boleh dicek, per hari ini labanya Rp35 miliar,” ujarnya.

Baca Juga: Ketua Jokowi Mania Immanuel Ebenezer Bela Munarman Bukan Teroris, Eko Kuntadhi Bingung

Dalam wawancara dengan Kompas TV, Noel kembali mengatakan bahwa alasannya menjadi saksi meringankan eks Sekretaris Umum Front Pembela Islam Munarman, adalah untuk rekonsiliasi bangsa.

Menurutnya residu-residu perpecahan sisa pemilu presiden 2014 dan 2019 masih terasa. Karena itu pembelaanya terhadap Munarman adalah untuk menghentikan narasi-narasi kebencian dan perpecahan.

“Saya juga sudah terlalu muak dengan narasi-narasi kebencian,” ungkap Noel.

 


Sumber : Kompas TV

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x