Kompas TV nasional hukum

Staf HRD Bergaji Rp60 Juta yang Rampok Bank BJB Ternyata Terlilit Utang Rp5 Miliar

Jumat, 8 April 2022 | 14:19 WIB
staf-hrd-bergaji-rp60-juta-yang-rampok-bank-bjb-ternyata-terlilit-utang-rp5-miliar
Suasana kantor Bank BJB cabang Fatmawati di Jalan RS Fatmawati Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, yang menjadi sasaran perampokan pada Selasa (5/4/2022). (Sumber: TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim)

Penulis : Tito Dirhantoro | Editor : Desy Afrianti

JAKARTA, KOMPAS.TV - BS, Staf HRD di salah satu bank di Jakarta nekat melakukan aksi perampokan terhadap Bank Jabar Banten (BJB) cabang Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan pada Selasa (5/4/2022).

Berdasarkan hasil pemeriksaan kepolisian, pria berusia 43 tahun itu nekat melakukan perampokan karena dilatarbelakangi motif ekonomi.

Baca Juga: Pria yang Nekat Rampok Bank BJB Ternyata Staf HRD Bergaji Rp60 Juta, Polisi: Punya Karier Bagus

Pelaku BS ternyata mempunyai utang cukup besar dan ada yang jatuh tempo dalam waktu dekat. Karena terus-menerus ditagih, BS akhirnya nekat merampok guna membayar utang-utangnya itu.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ridwan Soplanit mengatakan pelaku BS mempunyai utang di mana-mana.

Total ada ada 12 orang berbeda yang uangnya dipinjam oleh pelaku BS. Dari 12 orang itu, total uang yang dipinjam oleh pelaku jumlahnya mencapai Rp5 miliar.

Namun, salah satu utangnya yang bernilai Rp1,5 miliar akan jatuh tempo. Utang tersebut harus dibayar pada Jumat (8/4/2022).

Baca Juga: Kronologi Pria Bergaji Rp60 Juta Rampok Bank BJB, Perlawanan Sekuriti Akhiri Aksi Pelaku

"Tersangka utang Rp 1 miliar, tapi bunganya Rp 500 juta. Total Rp 1,5 miliar," kata Ridwan dikutip dari Kompas.com pada Jumat (8/4/2022).

Ridwan menjelaskan, pelaku BS meminjam uang Rp1 milar itu dari seseorang yang dikenalnya berinisial D, dan harus mengembalikan utang itu setelah tiga bulan kemudian.

Kepada polisi, kata Ridwan, pelaku BS mengaku uang yang dipinjam itu digunakan untuk menjalani bisnis. Namun, polisi tidak menyebut bisnis apa yang dijalani pelaku.

"Dia bukan (pinjam) ke rentenir tapi kenalannya. Dia pernah kenal dengan orang itu, harusnya dikembalikan dalam waktu tiga bulan uang pinjamannya," ucap Ridwan.

Baca Juga: Pria Semarang Bawa Kabur Mobil Wanita Teman Kencannya, Sempat Diparkir 2 Hari di Rumah Sakit

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budhi Herdi Susianto mengungkapkan kronologi perampokan yang berakhir gagal tersebut.

Budhi mengatakan peristiwa perampokan itu terjadi Selasa (5/4/2022) sekitar pukul 14.30 WIB. Berawal pelaku BS datang menggunakan mobil Daihatsu Xenia berwarna silver.

Ia kemudian memarkirkan mobilnya di depan bank tersebut. Selanjutnya, BS turun dari mobilnya dan berjalan menuju ke arah bank.

Ketika BS datang, kata Budhi, keadaan Bank BJB saat itu sudah menutup pelayanan untuk nasabah. Bahkan, papan bertuliskan "close" sudah terpasang di pintu kaca bank.

Baca Juga: Pria Jember ini Keluhkan Sakit Perut, Ternyata Ada Gelas Kaca Didalam Perutnya


Sumber : Kompas TV/Kompas.com

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Penyebar Video Mesum Mengaku Iseng

Selasa, 16 Agustus 2022 | 01:17 WIB
Close Ads x