Kompas TV bbc bbc indonesia

Kasus Suspek Hepatitis Akut Bertambah di Indonesia, Benarkah Disebabkan Vaksin Covid-19?

Jumat, 6 Mei 2022 | 20:37 WIB
kasus-suspek-hepatitis-akut-bertambah-di-indonesia-benarkah-disebabkan-vaksin-covid-19
Ilustrasi anak-anak yang menjadi paling rentan terinfeksi hepatitis akut yang tidak diketahui penyebabnya. (Sumber: Tribun Jogja/Memorial Regional Health)

Penulis : Redaksi Kompas TV

Kementerian Kesehatan diminta mulai memperbanyak penyebaran informasi mengenai hepatitis akut di tengah bertambahnya tiga kasus baru dan serbuan hoaks bahwa penyakit itu disebabkan oleh vaksin Covid-19.

Epidemiolog dari Universitas Griffith, Australia, Dicky Budiman, mengatakan vaksin Covid-19 sebagai pemicu hepatitis akut tidak berdasar. Mayoritas anak yang terkena penyakit ini berusia di bawah lima tahun dan belum divaksinasi.

Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) mendeteksi ada dua kelompok yang "mencetuskan dan mengonsumsi" misinformasi itu, yakni kalangan anti-vaksin dan anti-vaksin dari negara Barat.

Organisasi Kesehatan Dunia, WHO, menyatakan penyakit ini menjangkit sekitar 230 anak di 20 negara termasuk Indonesia.

Gejala yang diderita anak-anak termasuk mual, muntah, diare dan sakit perut - sebelum hati mereka menunjukkan tanda-tanda peradangan.

Baca juga:

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung di Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, mengatakan tiga kasus suspek hepatitis akut ini dilaporkan pada Selasa (3/5) oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

Ketiganya memiliki gejala serupa yaitu kulit berwarna kuning namun tidak kondisi tidak memburuk sehingga tidak perlu dirawat di rumah sakit.

Pihak dinas kesehatan telah mengambil sampel darah untuk diperiksa di laboratorium.

Tiga pasien ini menambah daftar kasus dugaan hepatitis akut di Indonesia menjadi enam kasus.




Sumber : BBC

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



BERITA LAINNYA


Close Ads x