Kompas TV nasional peristiwa

Aksi Demo Buruh Digelar di Gedung DPR dan GBK Besok, 50.000 Pekerja Lebih akan Turun ke Jalan

Jumat, 13 Mei 2022 | 17:32 WIB
aksi-demo-buruh-digelar-di-gedung-dpr-dan-gbk-besok-50-000-pekerja-lebih-akan-turun-ke-jalan
Massa aksi demonstrasi dari elemen buruh memadati kawasan Patung Kuda Arjuna Wijaya, Jakarta Pusat, Kamis (12/5/2022). (Sumber: KOMPAS.com/Tria Sutrisna)

Penulis : Danang Suryo | Editor : Fadhilah

JAKARTA, KOMPAS.TV - Puluhan ribu buruh akan melakukan aksi Hari Buruh Internasional yang tertunda di dua lokasi di Jakarta, Sabtu (14/5/2022) besok.

Aksi akan dilaksanakan di depan Gedung DPR/MPR RI dan Stadion Gelora Bung Karno (GBK).

"Jam 10.00 sampai 12.00 WIB aksi di depan Gedung DPR RI lebih dari 50.000 buruh dari seluruh Jabodetabek," ucap Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal dikutip dari Kompas.com, Jumat (13/5/2022).

Ia menyatakan, massa yang akan hadir untuk memperingati Hari Buruh Internasional besok sebenarnya mencapai 100.000 orang, tapi setelah melakukan dialog dengan pihak berwajib, massa berkurang menjadi lebih dari 50.000 pekerja saja.

Baca Juga: Suarakan Tiga Tuntutan, Buruh Kembali Gelar Demo May Day!

"Rencananya 100.000 buruh akan aksi besok 14 Mei, tetapi karena kami sudah mengadakan dialog dengan aparat keamanan dan Satgas Covid-19," lanjut Iqbal dikutip dari Kompas.com, Jumat.

"Maka jumlah peserta aksi kami kurangi menjadi lebih 50.000 orang karena kami akan menjalankan prokes," lanjutnya.

Terdapat empat konfederasi serikat buruh yang akan melakukan aksi turun ke jalan besok.

Mereka adalah Partai Buruh, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI), dan Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI).

Iqbal mengatakan, banyak unsur dari luar konfederasi tersebut yang akan ikut turun ke jalan untuk melakukan aksi.

"Ditambah Serikat Petani Indonesia dan unsur lainnya, yaitu buruh migran, forum guru honorer, aktivis organisasi perempuan percaya, jala pembantu rumah tangga, hingga ojek online," jelasnya.


Sumber : Kompas.com

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x