Kompas TV video vod

Kemenkes Temukan 18 Kasus Dugaan Hepatitis Akut, PTM 100 Persen Tetap Jalan

Sabtu, 14 Mei 2022 | 13:05 WIB

Penulis : Aisha Amalia Putri

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pembelajaran tatap muka di sekolah kembali berlangsung pekan ini.

Di banyak daerah, PTM diterapkan 100 persen dengan menerapkan protokol kesehatan. 

Meski pandemi covid-19 perlahan berlalu, kegiatan belajar mengajar dibayangi ancaman penyakit hepatitis akut pada anak, yang penyebabnya belum diketahui.

Di ibu kota, pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap memberlakukan PTM 100 persen, meskipun ada temuan dugaan sejumlah kasus hepatitis akut.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menyebut dari data terbaru terdapat 21 dugaan hepatitis akut.

Jumlah kasus dugaan hepatitis akut di Indonesia, lebih rinci terekam dari data Kementerian Kesehatan.

Baca Juga: Terkini: Bagaimana Kondisi Kasus Hepatitis Akut “Misterius” di Indonesia?

Hingga Kamis (12/05), ditemukan 18 kasus dugaan hepatitis akut dengan tujuh di antaranya meninggal dunia.

Dari temuan 18 kasus, kasus yang dinyatakan berklasifikasi pending, masing-masing terdapat satu kasus di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Sedangkan satu kasus di Bangka Belitung dan satu kasus di Kalimantan Timur dinyatakan "discarded".

Sementara dari 7 korban yang meninggal, dirujuk dalam kondisi terlambat dan berat.

 Epidemiolog Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman menduga kemunculan hepatitis akut pada anak belakangan ini, merupakan efek samping jangka panjang akibat infeksi covid-19.

Menurut Dicky, selain mendorong angka kematian, virus sars-cov dua juga berpotensi menimbulkan penyakit penyerta lainnya.

Pembelajaran tatap muka yang selama pandemi covid-19 memunculkan banyak klaster penularan, perlu dievaluasi kala muncul ancaman hepatitis akut seperti saat ini.

Kegiatan belajar-mengajar perlu diseimbangkan antara menjaga keselamatan dan memenuhi hak atas pendidikan.


Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
18:47
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19