Kompas TV nasional politik

Konsentrasi Massa May Day Fiesta Pindah ke GBK, Barang Bawaan Buruh yang Mau Masuk Stadion Diperiksa

Sabtu, 14 Mei 2022 | 16:36 WIB
konsentrasi-massa-may-day-fiesta-pindah-ke-gbk-barang-bawaan-buruh-yang-mau-masuk-stadion-diperiksa
Ribuan massa buruh padati kawasan stadion Gelora Bung Karno untuk mengikuti rangkaian acara puncak aksi May Day Fiesta, Sabtu (14/5/2022). (Sumber: KOMPAS TV)

Penulis : Johannes Mangihot | Editor : Vyara Lestari

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ribuan buruh sudah memadati stadion Gelora Bung Karno untuk kembali melakukan orasi dalam aksi May Day Fiesta.

Petugas dan panitia yang berjaga di sektor 9 satu per satu memeriksa barang bawaan massa buruh sebelum masuk ke stadion Gelora Bung Karno (GBK).

Untuk masuk ke area stadion, massa buruh tidak diperbolehkan membawa rokok, korek api dan tiang bendera yang dipakai massa buruh saat aksi di depan gedung DPR.

Baca Juga: Demo di Depan Gedung DPR, Ketua KSPI Said Iqbal: Daya Beli Buruh & Rakyat Kecil Makin Susah!

Menurut laporan jurnalis KOMPAS TV Valentina Sitorus, acara di dalam stadion sudah berlangsung sejak pukul 12.00 WIB.

Di awal pembukaan acara terdengar Lagu Indonesia Raya. Setelah itu, masing-masing serikat buruh yang ikut aksi May Day Fiesta memberikan orasi.

Di antaranya, orasi dari Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, Ketua Umum Komite Politik Buruh Indonesia (KPBI) Ilhamsyah, Ketua Umum Serikat Petani Indonesia (SPI) Henry Saragih, Ketua Umum Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Sahala Aritonang dan Ketua Majelis Rakyat Partai Buruh Sonny Pudjisasono.

Selain serikat buruh, Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid diagendakan ikut memberikan sambutan saat acara May Day Fiesta di stadion GBK. 

Baca Juga: Polisi Berjaga-jaga di GBK, Sambut Buruh dan Siapkan Tempat untuk Berdemo "May Day Fiesta 2022"!

Massa buruh juga dihibur sejumlah pagelaran seni, seperti lagu mars perjuangan buruh, pembacaan puisi, rampak bedug hingga siaran langsung aksi buruh di sejumlah daerah.


Sumber : Kompas TV

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x