Kompas TV kolom budiman tanuredjo

Koalisi Golkar PAN PPP Siap Lawan Nama Besar di 2024? PDIP? Prabowo? - OPINI BUDIMAN

Sabtu, 21 Mei 2022 | 08:55 WIB

Penulis : Muhammad Fajar Fadhillah

Tiga Ketua Umum partai politik, Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Amanat Nasional (PAN) bertemu dan bersepakat membangun Koalisi Indonesia Bersatu.

Pertemuan tiga ketua umum parpol ni tentunya menarik. Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto adalah Menko Perekonomian dalam Kabinet Presiden Jokowi.

Masalahnya siapa capres yang akan diajukan? Partai Golkar telah memutuskan Airlangga Hartarto sebagai Capres 2024.

Baca Juga: Golkar Tegaskan Koalisi Indonesia Bersatu Tidak akan Ganggu Pemerintahan Jokowi

Apakah Koalisi Indonesia Bersatu itu sudah bersepakat untuk mengajukan Airlangga sebagai capres sementara cawapresnya belum diputuskan?

Masalahnya, elektabilitas Airlangga Hartarto masih belum menembus tiga besar? Itu masalah tersendiri. Elektabilitas Airlangga masih di bawah Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

Namun menjadi hak setiap parpol untuk membangun kerjasama politik untuk mengajukan calon presiden. Menjadi hak tiga parpol untuk terus menjalin komunikasi politik.

Karena undang-undang memang membatasi pengajuan calon presiden oleh parpol atau gabungan parpol yang punya 20 persen kursi DPR atau 25 persen perolehan suara nasional.

Dengan syarat itu hanya PDI Perjuangan  yang bisa mengajukan capresnya sendiri? Namun siapa yang bakal diajukan PDIP masih tergantung pada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Yang terjadi di lapangan sesama kader PDIP sama-sama saling mendelegitimasi calon dari PDIP.  Seperti terjadi perang dingin antara Puan Maharani dengan Ganjar Pranowo untuk memperebutkan tiket PDI Perjuangan, Kondisi itu jelas-jelas  tidak menguntungkan bagi  PDIP ke depannya.

Sejarah politik Indonesia kadang tak pernah diduga. Pengajuan capres dan cawapres ibarat sebuah perkawinan paksa di menit-menit terakhir. Munculnya Wapres Maruf Amien sama sekali tak terduga.

Seorang politisi senior secara berkelakar mengatakan, jangan-jangan pasangan yang diajukan malah Prabowo Subianto-Joko Widodo sebagai capres dan cawapres 2024.

Video Editor: Farhan


Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x