Kompas TV internasional kompas dunia

Perdana Menteri Italia: Putin Tidak akan Hadir di G20 di Bali

Rabu, 29 Juni 2022 | 06:35 WIB
perdana-menteri-italia-putin-tidak-akan-hadir-di-g20-di-bali
Perdana Menteri Italia Mario Draghi dalam jumpa pers di Elmau, Jerman, Selasa (28/6/2022). Dalam pernyataan pers ini, Draghi menyebut bahwa Putin tidak akan hadir dalam KTT G20 di Bali, namun pernyataan ini disanggah oleh Penasihat Putin. (Sumber: The Associated Press.)

Penulis : Tussie Ayu | Editor : Iman Firdaus

ELMAU, KOMPAS.TV — Perdana Menteri Italia Mario Draghi mengatakan, Presidensi G20 Indonesia telah mengesampingkan partisipasi langsung Presiden Rusia Vladimir Putin pada pertemuan G20 di Bali pada November mendatang. Hal ini diungkapkannya kepada wartawan di Elmau, Jerman, Selasa (28/6/2022). 

Seperti dikutip dari The Associated Press, menurutnya, KTT G20 pada 15-16 November akan mempertaruhkan pertemuan diplomatik yang canggung jika Putin datang, atau bahkan para pemimpin dari negara-negara barat tidak akan hadir dalam pertemuan tersebut. 

Masalah ini turut menjadi topik pada KTT G7 di Jerman yang berakhir pada hari Selasa lalu. Selain negara-negara G7, dalam pertemuan ini juga hadir para pemimpin dari lima negara demokrasi utama yang sedang berkembang, yaitu India, Indonesia, Senegal, Afrika Selatan dan Argentina. Kelima negara ini tidak semuanya memiliki pandangan yang sama dengan G7, terutama tentang perang di Ukraina atau sanksi terhadap Rusia.

Baca Juga: Jelang ke Ukraina & Rusia, PM Italia Sebut Jokowi Didemo Anggota G7

Tetapi Draghi, yang negaranya memegang kursi kepresidenan G20 sebelum menyerahkannya ke Indonesia, mengatakan pada hari Selasa bahwa G7 telah berkumpul untuk mendukung Presiden Indonesia Joko Widodo untuk menyelenggarakan pertemuan puncak G20 yang sukses. 

Dalam pertemuan dengan wartawan, Draghi ditanya tentang komentar dari penasihat Putin, Yuri Ushakov, bahwa Putin telah menerima undangan Presiden Joko Widodo untuk menghadiri KTT Bali.

“Presiden Widodo mengecualikan itu. Dia (Putin) tidak datang," kata Draghi kepada wartawan di Elmau, Jerman. "Apa yang mungkin terjadi - saya tidak tahu apa yang akan terjadi nanti, tetapi apa yang mungkin terjadi - mungkin adalah intervensi jarak jauh. Kita lihat saja nanti," jawabnya.

Ketika dikonformasi mengenai masalah ini, Ushakov membalas bahwa kehadiran Putin tidak diputuskan oleh Draghi. 
“Kami telah menerima undangan dan merespons positif,” kata Ushakov, Selasa (28/6/2022) seperti dikutip dari The Associated Press.

Baca Juga: Dirangkul Joe Biden, Keakraban Jokowi dengan Para Pemimpin Dunia di KTT G7 Tertangkap Kamera!

Sedangkan Presiden Joko Widodo dijadwalkan melakukan perjalanan ke Rusia dan Ukraina setelah pertemuan G7.


Berbicara sekitar waktu yang sama dengan Draghi, Kanselir Jerman Olaf Scholz tidak membahas apakah Putin akan hadir atau tidak. Tetapi dia mengatakan bahwa dia dan rekan-rekan pemimpin G7 setuju bahwa mereka tidak ingin memisahkan diri dari G20.

Scholz menambahkan, "Dilihat mulai hari ini, keputusan negara-negara yang berkumpul di sini adalah mereka pergi ke sana (G20)."
 


Sumber : The Associated Press

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x