Kompas TV internasional kompas dunia

Hari Ini dalam Sejarah: Bom Atom "Little Boy" Meledak di Hiroshima

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 06:00 WIB
hari-ini-dalam-sejarah-bom-atom-little-boy-meledak-di-hiroshima
Awak pesawat B-29 Enola Gay dengan pilot Letkol Paul W. Tibbets (tengah), berpose sebelum melakukan misi menjatuhkan bom atom "Little Boy" di Hiroshima, Jepang, 6 Agustus 1945. (Sumber: Angkatan Udara AS via Kompas.com)

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim | Editor : Edy A. Putra

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV - Hari ini 77 tahun lalu, pada 6 Agustus 1945, bom atom dengan nama kode “Little Boy” meledak di Hiroshima, Jepang. Ini adalah misi peledakkan bom atom pertama sepanjang sejarah.

Ledakan dahsyat di Hiroshima menewaskan sekitar 140.000 orang. Sekitar 20.000 personel militer Kekaisaran Jepang diperkirakan tewas akibat ledakan.

Tiga hari kemudian, Amerika Serikat (AS) menjatuhkan bom nuklir lagi di Nagasaki. Lima hari kemudian, Kekaisaran Jepang menyerah sekaligus menandai akhir Perang Dunia Kedua.

Hiroshima sendiri punya arti penting bagi Kekaisaran Jepang selama Perang Dunia Kedua. Pada waktu itu, Hiroshima menjadi kota industri dan militer yang signifikan.

Kota tersebut menjadi markas Angkatan Darat Umum Kedua pimpinan Panglima Tertinggi Shunroku Hata. Komando yang terletak di Kastil Hiroshima ini memimpin pertahanan seluruh selatan Jepang.


Baca Juga: Indonesian Paper: Saran Indonesia untuk Kontroversi Kapal Selam Nuklir dan Komitmen Non-proliferasi

Terdapat sekitar 400.000 serdadu di bawah komando Hata. Sekitar 40.000 di antaranya diposkan di kota Hiroshima.

Selain itu, kota Hiroshima menjadi basis pasokan dan logistik bagi militer Jepang. Juga menjadi pusat komunikasi, kota pelabuhan, dan pusat majelis militer. 

Hiroshima juga menjadi kota penting bagi pemenuhan kebutuhan perang, menjadi tempat industri suku cadang pesawat dan kapal, bom dan senapan.

Dampak bom atom Hiroshima

Bom atom “Little Boy” dijatuhkan dari pesawat pengebom AS B-29 Superfortress yang dinamai “Enola Gay”. Nama ini diambil dari sosok Enola Gay Tibbets, ibu dari pilot pesawat pengebom, Kolonel Paul Tibbets.

Sebagaimana disarikan Kampanye Internasional untuk Peniadaan Senjata Nuklir (ICANW), bom uranium yang dijatuhkan di Hiroshima memiliki daya ledak setara 15.000 ton TNT.

Bom ini meratakan dan membakar sekitar 70 persen bangunan di Hiroshima. 


Sumber : Kompas TV

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x