Kompas TV internasional kompas dunia

Pilot Ethiopia Ini Lupa Mendarat karena Ketiduran, Analis Penerbangan Sebut Kelelahan Jadi Ancaman

Sabtu, 20 Agustus 2022 | 04:45 WIB
pilot-ethiopia-ini-lupa-mendarat-karena-ketiduran-analis-penerbangan-sebut-kelelahan-jadi-ancaman
Ilustrasi pesawat Ethiopian Airlines. Pada 15 Agustus lalu, sebuah penerbangan sipil Ethiopian Airlines dengan nomor ET-343 sempat diwarnai insiden pilot ketiduran jelang tiba di bandara tujuan. (Sumber: Md Shaifuzzaman via WIkimedia)

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim | Editor : Vyara Lestari

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV - Penerbangan sipil Ethiopian Airlines dengan nomor ET-343 sempat diwarnai insiden pilot ketiduran jelang tiba di bandara tujuan. Menurut laporan The Aviation Herald, Kamis (18/8/2022), insiden ini terjadi pada 15 Agustus lalu.

The Aviation Herald merupakan situsweb yang menerbitkan laporan kecelakaan dan insiden dalam penerbangan komersial, didirikan oleh pakar keselamatan penerbangan pada 2008.

“Sebuah Boeing 737-800 Ethiopian Airlines, nomor registrasi ET-AOB menjalankan penerbangan ET-343 dari Khartoum (Sudan) ke Addis Ababa (Ethiopia), dalam perjalanan di FL370 (ketinggian 37.000 kaki) ketika pilot ketiduran,” demikian tulis laporan The Aviation Herald.

Baca Juga: American Airlines Pastikan Pesanan 20 Pesawat Supersonik, Bisa Tempuh New York-London dalam 3,5 Jam

Pesawat ini dilaporkan tetap berada di ketinggian 37.000 kaki ketika hendak mencapai bandara. 

“ATC (Pemandu Lalu Lintas Udara) berupaya mengontak kru berkali-kali tanpa keberhasilan. Setelah terbang melewati landasan pacu 25L di FL370, sistem autopilotnya terputus. Peringatan putus koneksi itu membangunkan kru yang kemudian menerbangkan pesawat untuk mendarat dengan aman di landasan pacu 25L sekitar 25 menit setelah melewati landasan pacu,” sambung laporan tersebut.


Menanggapi insiden ini, Alex Macheras, seorang analis penerbangan yang berbasis di London, Inggris Raya, menyorot faktor kelelahan pilot yang kurang diperhatikan. 

“Kelelahan pilot bukanlah sesuatu yang baru, dan terus menjadi salah satu ancaman paling signifikan terhadap keamanan penerbangan di lingkup internasional,” kata Macheras via Twitter.

Baca Juga: Mengaku ISIS, Perempuan Menelanjangi Diri dan Berusaha Masuk Kokpit Pesawat

 


Sumber : Kompas TV

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x