Kompas TV internasional kompas dunia

Indonesia Usung Enam Isu di Sidang ke 77 Majelis Umum PBB

Senin, 19 September 2022 | 21:56 WIB
indonesia-usung-enam-isu-di-sidang-ke-77-majelis-umum-pbb
Indonesia hari Senin, (19/9/2022) menyatakan, dalam Sidang ke 77 Majelis Umum PBB, Indonesia akan mengangkat enam isu pokok (Sumber: AP Photo)
Penulis : Edwin Shri Bimo | Editor : Purwanto

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kementerian Luar Negeri Indonesia hari Senin (19/9/2022) menyatakan, dalam Sidang ke-77 Majelis Umum PBB, Indonesia akan mengangkat enam isu pokok.

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi seperti laporan Antara, Senin,(19/9/2022) akan menghadiri sidang Majelis Umum PBB yang akan digelar di Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat, pada 20-26 September, menurut keterangan Kemlu RI yang diterima di Jakarta hari Senin.

Dari enam isu pokok tersebut, salah satunya adalah tentang keketuaan Indonesia di G20 dan memastikan kelancaran pelaksanaan KTT G20 di Bali pada 15-16 November 2022.

Selain itu, Menlu Retno dalam pertemuan PBB itu akan menyampaikan persiapan keketuaan Indonesia di ASEAN pada 2023; pentingnya merevitalisasi semangat kerja sama multilateral, terutama dalam penanganan masalah global; dan penyelesaian berbagai sengketa secara damai.

Indonesia juga akan menekankan arti penting PBB untuk mengambil peran lebih berarti dan nyata dalam penanganan tantangan global, khususnya pandemi, pemulihan ekonomi, dan perubahan iklim.

Baca Juga: Gempar, Majelis Umum PBB Sepakat Setiap Veto di Dewan Keamanan Harus Dijelaskan Justifikasinya

Menlu Retno Marsudi saat berbicara di Sidang Majelis Umum PBB tahun 2019. Pada sidang tahun ini, Indonesia akan mengangkat enam isu pokok (Sumber: Sekretaris Kabinet RI)

Isu lain yang juga akan dikedepankan oleh Indonesia dalam sidang PBB tersebut adalah komitmen dalam penguatan arsitektur kesehatan global, termasuk akses yang setara untuk vaksin dan peralatan medis, kemandirian negara dalam industri kesehatan, inovasi, dan dukungan pendanaan dalam memperkuat kerangka kesehatan global.

Menlu RI Retno Marsudi dijadwalkan akan menyampaikan pernyataan pada sesi Debat Umum sidang tersebut yang dijadwalkan pada 26 September 2022.

Retno akan mengikuti 60 kegiatan selama High Level Week Sidang Majelis Umum PBB itu, yang mengusung tema "Saat yang Menentukan: Solusi-Solusi Transformatif terhadap Tantangan-Tantangan yang Saling Terkait".

Sidang Majelis Umum PBB tahun ini merupakan yang pertama kali digelar penuh secara fisik setelah dilakukan secara daring pada tahun 2020 dan secara daring dan luring pada tahun 2021 akibat pandemi Covid-19.

Di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB, Menlu Retno Marsudi juga akan melakukan sekitar 34 pertemuan bilateral, di antaranya dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan dengan sejumlah perwakilan negara anggota ASEAN dan anggota G20.



Sumber : Kompas TV/Antara/Kemlu

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by
jixie-logo



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x