Kompas TV video vod

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Sebut Akan Komitmen Ungkap Tuntas Kasus Ferdy Sambo!

Rabu, 28 September 2022 | 18:12 WIB

Penulis : Edwin Zhan

JAKARTA, KOMPAS.TV - Dalam program Satu Meja Kompas TV, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bilang Sambo sempat mengancam Penyidik, hingga akhirnya Kapolri memutuskan untuk menonaktifkan Sambo dan membentuk Timsus untuk menyelediki kasus Sambo.

Hasil penyidikan Timsus, Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua, bersama dengan tiga ajudannya, dan istrinya, Putri Candrawati.
Timsus pun bekerja melengkapi barang bukti pembunuhan Yosua.  

Seperti melakukan otopsi ulang jenazah Yosua.

Hingga rekonstruksi kasus pembunuhan Yosua yang menghadirkan lima orang tersangka.

Kematian Brigadir Yosua, membawa karier moncer Jenderal Bintang Dua di kepolisian, Ferdy Sambo berakhir.

Keterlibatan Sambo dalam kematian ajudannya, terkuak karena keluarga korban merasa ada kejanggalan dalam kematian Yosua.

Pada pemeriksaan awal di Bareskrim, Sambo membuat skenario ada baku tembak antar ajudan yang terjadi di rumahnya, karena dugaan pelecehan seksual yang dilakukan kepada istrinya.

Hingga salah satu saksi kunci penembak Yosua, Bharada Eliezer, memberi kesaksian yang berbeda dari skenario Ferdy Sambo.Sambo juga mendapat sanksi etik dipecat dari kepolisian, bahkan kasus ini membuat lima orang perwira polisi dipecat dan enam orang di antaranya menjadi tersangka karena diduga merintangi penyidikan.

Saat ini, Timsus telah menyerahkan berkas kasus Yosua ke pengadilan, sehingga Ferdy Sambo, istri, dan ketiga ajudannya bisa menjalani persidangan.
 


Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.


BERITA LAINNYA


Close Ads x