Kompas TV nasional peristiwa

Presiden Jokowi Tegaskan Rehabilitasi Rumah yang Rusak Akibat Gempa Dilakukan Usai Evakuasi Tuntas

Kamis, 24 November 2022 | 15:48 WIB
presiden-jokowi-tegaskan-rehabilitasi-rumah-yang-rusak-akibat-gempa-dilakukan-usai-evakuasi-tuntas

Penulis : Fransisca Natalia | Editor : Purwanto

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, pada Kamis (24/11/2022).

(Sumber: Dok. Sekretariat Presiden)

CIANJUR, KOMPAS.TV – Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa rehabilitasi bagi rumah-rumah yang mengalami kerusakan akibat gempa akan segera dilakukan pemerintah setelah proses evakuasi dan distribusi bantuan selesai dengan baik.

"Yang paling penting setelah nanti evakuasi ini selesai, distribusi bantuan sudah bisa menjangkau ke semua lokasi, baru babak berikutnya adalah rehabilitasi untuk rumah-rumah yang roboh berat, sedang, maupun yang ringan," ujar Presiden, Kamis (24/11/2022), dilansir dari laman setkab.go.id.

Mengenai skema bantuan yang diberikan pemerintah, Presiden mengatakan bahwa pemerintah tidak akan terpaku pada satu skema.

Pemerintah akan menyerahkan langsung kepada masyarakat untuk memilih skema mana yang dinilai dapat mempercepat proses rehabilitasi.

"Ada yang nanti dibangun oleh Kementerian PU, ada yang juga dibangun dibantu oleh TNI, ada juga yang diserahkan kalau memang itu bisa mempercepat. Kita tidak terpaku pada satu skema," papar Jokowi.

Baca Juga: Kasus Naik, Presiden Jokowi Jalani Vaksin Booster Kedua Sebelum Kunjungi Lagi Lokasi Gempa Cianjur

Adapun pada hari ini, Jokowi telah mengunjungi beberapa lokasi terdampak gempa bumi, seperti ke Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, yang di diketahui merupakan titik pusat gempa yang melanda Kabupaten Cianjur pada Senin (21/11) lalu.

"Ini adalah episentrumnya dan yang paling parah, terutama untuk rumah-rumah yang roboh yang paling banyak adalah di sini. Yang meninggal pun, yang banyak juga di sini," katanya.

Selain itu, mengunjungi pula Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur. Presiden ingin memastikan bahwa para pasien korban terdampak gempa Cianjur ditangani dengan baik.

“Yang pertama tadi pagi sudah saya sampaikan penyelamatan, evakuasi itu yang pertama. Kemudian saya tadi kesini untuk memastikan perawatan yang sakit itu betul-betul tertangani dengan baik,” tuturnya.

Disebutkan, dari 741 pasien yang dirawat di RSUD Sayang Cianjur, kini tinggal 24 pasien. Sebagian pasien telah dipulangkan, sebagian lainnya dirujuk ke kota-kota sekitar untuk mendapatkan penanganan lebih baik.

Turut mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut adalah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati, dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Hadir pula Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Kepala BNPB Suharyanto, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, dan Bupati Cianjur Herman Suherman



Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x